FIFA resmi telah mengumumkan pemenang dari Pukas Award 2019 alias penghargaan untuk pencetak gol paling super most beautiful cantik. Seorang pemuda yang muda banget asal Hungaria bernama Daniel Zsori terpilih menjadi yang terbaik saat mencetak gol untuk Debrecen.

Penerimaan penghargaan dilakukan pada ajang yang digelar di Teatro Alla Scala. Zsori dipilih menjadi pemenang dengan mengalahkan sejumlah kandidat lain termasuk mega bintang super ultra cyborg, Lionel Messi.

Nama Messi memang sudah menjadi langganan untuk masuk dalam nominasi calon gol paling terbaik versi FIFA. Total sudah tujuh kali Messi ikut dalam nominasi Puskas Award. Bahkan Messi jadi yang terbanyak mendapat nominasi gol tersebut sepertinya.

Tapi hingga saat ini ia masih saja mendapat hasil Ale-Ale alias “coba lagi”. Nominasi terus saja tidak juara-juara macam Leonardo Di Caprio di Piala Oscar. Mungkin kalau versi FIFA gagal, Messi seharusnya mengikuti yang versi On The Spot.

Nanti pasti bisa dibuat dengan judul “Tujuh Gol Messi yang Selalu Masuk Nominasi Puskas Award Tapi Belum Juara-juara Juga Versi On The Spot”.

Gol yang dicetak Zsori sendiri dibuat saat laga timnya melawan Ferencvaros pada Februari 2019 yang lalu.

Pemain berusia 50 tahun dikurang 32 tahun itu mencetak gol untuk timnya pada masa-masa krusial yaitu saat injury time. Deadliners sekali memang macam mahasiswa.

Skor saat itu masih berimbang 1-1. Jadi selain dicetak dengan indah, gol itu juga menentukan kemenangan timnya. Sekaligus mengalahkan gol Messi.

Menerima operan dari lini tengah, Zsori yang berada di pinggir dalam kotak penalti, langsung melakukan tendangan sepeda alias bicycle kick. Bola mengarah ke ujung gawang yang tak mampu dihalau kipear lawan.

Sejumlah nama top mengisi panel dalam menentukan pemenang Puskas Award 2019. Beberapa di antaranya adalah Miroslav Klose, Michael Owen, Ronaldo, Yaya Toure, dan Christian Vieri.

Main photo: standard.co.uk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here