Jamie Vardy akhirnya kembali ke bentuk semula. Ini bukan soal iklan pembalut wanita, tapi performa striker Leicester itu menemukan permainannya kembali. Dia sukses jadi aktor kemenangan Leicester atas Liverpool dua hari lalu.

Striker rookie tapi tua itu akhirnya membuka keran golnya kembali setelah ditutup oleh para tetangganya, entah siapa. Sekalinya dibuka langsung deras airnya, mungkin karena pakai pompa air Shimizu, sedotannya kuat, semburannya kenceng.

Vardy mencetak dua gol saat sekawanan ‘rubah’ menyantap ‘burung bangau’ dengan skor 3-1, lumayan beringas. Cowok ganteng berusia 30 tahun itu mencetak gol pertama usai menerima umpan manis manja dari rekannya sesama pemain Leicester, Marc Albrighton.

Pemain yang selalu kehausan, Danny Drinkwater, kemudian menggandakan keunggulan usai mencetak gol yang sangat-sangat cantik, secantik Raline Shah di film “5 cm”. Bola hasil buangan dari James Milner mampu dimanfaatkan lewat tendangan voli dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras masuk ke gawang Simon Mignolet tanpa mengucapkan salam.

Vardy kembali membobol gawang Liverpool melalui sundulan kepala yang biasa-biasa saja usai menerima operan menyilang Christian Fuchs. Liverpool hanya bisa membalasnya dengan satu gol saja lewat tendangan lemah Philippe Coutinho yang hanya didiamkan saja oleh kiper Kasper Schmeichel. Seolah sengaja membiarkan bola masuk gawangnya karena kasihan.

Hasil gambar untuk vardy
Vardy yang terlihat ‘perkasa’ malam itu. (Source: Independent)

Berkat dua gol ini, Vardy langsung girang bukan kepalang. Maklum, pemain yang dulunya suka main tarkam itu penampilannya tidak bagus-bagus amat musim ini. Tak sehebat musim lalu yang sampai mencetak 24 gol, jadi top skor kedua di Liga Primer setelah Harry Kane, bahkan bikin Leicester jadi juara.

Vardy akhirnya mencetak gol lagi di Liga Primer setelah berpuasa sejak bulan Muharram, alias bulan Oktober tahun lalu. Artinya sebanyak 10 pertandingan terlewat tanpa adanya ibadah gol. Terakhir kali dia mencetak gol saat memborong tiga gol kemenangan atas Manchester City.

Tak hanya di Liga Primer, mantan pemain Fleetwood Town yang tak terkenal itu juga membuka kembali golnya di Liga Champions saat melawan Sevilla kemarin. Sayang, mereka harus menelan kekalahan di malam yang syahdu itu.

“Saya senang bisa cetak gol lago. Tapi sempat ada sedikit kekhawatiran dalam pertandingan tersebut dan kami di bawah tekanan karena berada di posisi tidak baik. Untungnya, kami bisa membuktikan kritikan publik terhadap kami,” kata Vardy, mantap, seperti dikutip dari Skysports. 

Dikritik Warga

Sayangnya, kedua golnya itu tak serta merta bikin para warga Leicester senang. Mereka malah ‘nyinyir’ karena Vardy baru main bagus lagi setelah Claudio Ranieri dipecat. Kenapa baru sekarang, begitu mungkin pikir mereka.

Pasalnya, pada pertandingan itu secara statistik memang dia lagi main bagus banget. Vardy terlihat tajam setajam silet terlihat dari usaha mencetak golnya yang sampai empat kali, tiga di antaranya on-target, dan dua membuahkan gol. Dia bahkan cukup aktif melihat jumlah sentuhan bolanya sampai 36 sentuhan dan 71 kali melakukan sprint. 

Tapi yang namanya warga memang komentarnya macam-macam. Bahkan ada yang sok tahu kalau permainan Vardy sengaja dibikin jelek biar Ranieri dipecat. Ada-ada saja.

Main photo credit: Dailystar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here