Persaingan papan atas La Liga makin sengit usai Real Madrid gagal meraih kemenangan pada laga pekan ke-24. Menjamu Celta Vigo di Santiago Bernabeu, Madrid hanya bisa bermain imbang dengan skor 2-2.

Walau tidak diunggulkan, bermain tandang pula, Celta Vigo justru mencetak gol terlebih dahulu ke gawang Madrid. Umpan segitiga alias terobosan dari Iago Aspas mampu dimaksimalkan oleh Fyodor Smolov saat laga baru berjalan tujuh menit.

Tendangan kotak+R2 datar alias placing dari Smolov meluncur mulus ke gawang Madrid tanpa mampu dihalau Thibaut Courtois yang panjang tangannya tidak ada dua meter.

Madrid yang terus menekan di sisa waktu, baru bisa membalas di babak kedua lewat gol Toni Kroos.

Menyambut umpan silang datar dari si kribo Marcelo, tendangan keras Kroos mengujam tajam ke gawang Celta Vigo.

Pada menit ke-65, Madrid mendapat hadiah penalti tanpa dipotong pajak, setelah Eden Hazard dijatuhkan di kotak terlarang. Pemain abang-abangan Sergio Ramos sukses menyelesaikan tugasnya sebagai algojo.

Mimpi buruk Madrid datang lima menit jelang laga usai. Umpan terobosan Denis Suarez yang membelah lautan pertahanan Madrid dengan mudah diselesaikan Santi Mina yang sangat santuy di depan gawang.

Hingga laga usai, skor 2-2 tidak berubah. Kedua tim harus puas berbagi satu poin.

Hasil imbang ini membuat puncak klasemen La Liga makin terasa sengit macam daerah puncak kalau lagi akhir tahun. Madrid masih memimpin klasemen Liga Spanyol dengan 53 poin, namun selisihnya tinggal satu poin dari Barcelona, yang sebelumnya menang 2-1 atas Getafe.

“Kami masih menjadi yang pertama (di Liga Spanyol) dan itu jelas sangat berarti. Kami memang kehilangan poin, tapi itu wajar dalam dunia sepakbola,” komentar Zinedine Zidane seperti dikutip dari Okezone.

https://twitter.com/brfootball/status/1229157061272985600?s=20

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here