Cedera yang dialami oleh Harry Kane disebut bisa saja bertambah parah. Ujung tombak timnas Inggris itu bahkan disebut terancam jadi penonton saja pada gelaran Piala Eropa 2020.

Sebelumnya dari pihak klub, Tottenham Hotspur mengatakan bahwa penyerang mereka tersebut akan kembali merumput kurang dari satu caturwulan alias sekitar tiga bulan saja. Kane diharapkan kembali berlatih pada awal April mendatang.

Tapi komentar sebaliknya justru diungkapkan Jose Mourinho yang tidak yakin bahwa anak asuhnya itu bisa kembali bermain di musim ini.

“Kami mengharapkan dia absen sampai pertengahan April, akhir April, Mei, musim depan. Saya tidak tahu,” ujarnya dikutip dari Goal.

Kane sendiri menderita cedera saat menjalani laga di hari pertama tahun baru ketika Spurs ditekuk oleh Southampton pada laga boxing day.

Pemain yang namanya masuk dalam perbendaharaan kata bahasa kebalik negara +62 itu mendapat cedera hamstring. Kane sendiri sudah menjalani operasi untuk robek tendon pada hamstring kirinya.

https://twitter.com/EURO2020/status/1217378891691692033?s=20

Masa pemulihan cedera Kane diperkirakan akan memakan waktu yang cukup lama. Seorang ahli bedah terkemuka di Inggris, Chris Wilson, menyebut bahwa penyerang internasional Inggris itu akan butuh waktu penyembuhan setidaknya sampai Juli.

“Saya kira akan sampai enam bulan sebelum dia bisa kembali beraksi,” ucap Wilson seperti dikutip Detik. “Ada bermacam-macam pendapat karena ini adalah prosedur yang tidak umum dan beberapa ahli bedah mungkin akan mengatakan lebih cepat.”

“Kalau perbaikannya bagus dan mulus, enam pekan pertama dia akan merawat perbaikan ototnya dan melakukan aktivitas sangat sedikit. Enam sampai 12 pekan, jika segalanya bagus, dia akan melakukan latihan dasar penguatan. Pada tiga bulan, Anda akan mulai rehabilitasi hamstring yang biasa yang Anda akan lakukan jika Anda mengalami robekan di tengah-tengah otot.”

“Jika dokternya adalah saya, saya akan bilang kepada dia agar bugar untuk latihan pramusim,” terang Wilson.

Jika perkiraan Wilson akurat, maka ini menjadi mimpi buruk Tottenham karena Kane adalah pencetak gol terbanyak klub dengan 17 gol. Selain itu Kane terancam hanya jadi penonton saja di Piala Eropa 2020 yang akan digelar mulai 12 Juni mendatang.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here