Kiper Arsenal, Petr Cech, merasa stres, frustrasi, galau, depresi, atau sinonim-sinonim lainnya belakangan ini. Pasalnya, kiper asal Ceko itu sering banget kebobolan kaya pengantin baru.

Cech memang harus menerima kenyataan bahwa rekan-rekannya yang bertugas sebagai bek belum termasuk kategori kualitas wahid. Tidak sekelas Sergio Ramos, Gerard Pique, Leonardo Bonucci, Jerome Boateng yang terpilih sebagai empat bek terbaik di Eropa tahun lalu.

Memang rejekinya Cech hanya sebatas Per Mertesacker, Laurent Koscielny, dan lainnya. Cech memang harus bersabar karena ini ujian, ujian dari Allah, itu adalah perjuangan, memang mengecewakan.

Pemain berusia 34 tahun itu memang tidak mengeluhkan rekan-rekannya yang kurang terampil. Tetapi secara tersirat Cech mengharapkan barisan pertahanannya lebih solid agar tidak mudah dibobol dan mencetak clean sheet.

“Yang terpenting memang kemenangan tim, tapi lebih baik jika bisa memiliki clean sheet dan pertahanan yang solid,” ujar Cech yang suka pakai helm itu meski tanpa merek AGV, BMC, atau MDS.

Performa lini belakang “The Gunners” sebetulnya tidak jelek-jelek amat musim ini. Mereka kebobolan 22 gol, masih lebih baik dari Liverpool yang ada di posisi dua.

Namun menurut Cech, ada sejumlah pertandingan yang seharusnya tidak perlu kebobolan sehingga bisa memberikan poin lebih untuk Arsenal.

Berdasarkan statistik Opta, Cech memang gagal menjaga gawangnya tetap rapat seperti perawan dalam delapan laga beruntun Liga Primer, yakni dari pekan ke-10 sampai ke-17.

Yang paling pol adalah ketika gawang mereka dibobol tiga kali oleh Bournemouth pekan lalu. Padahal, dua laga sebelumnya Cech sudah girang kaya bocah lihat odong-odong karena tidak kebobolan.

“Saya pikir performa Arsenal akan berbeda jika kami mampu mencetak clean sheet dan mendapatkan sejumlah laga yang minim kebobolan,” sambungnya.

Cech sepertinya perlu membuka Youtube dan melihat sejarah saat dia mampu mengukir rekor clean sheet terbanyak di Liga Primer saat masih kuliah di Chelsea. Dia mungkin bisa melihat-lihat lagi bagaimana dirinya bisa mempertahankan gawangnya dulu dan sharing kepada rekan-rekan timnya yang sekarang.

Bisa juga dia mencari tutorial di Google “Kiat Sukses Mencetak Clean Sheet” atau “10 Cara Menjaga Gawang dari Kebobolan”. Siapa tahu ada yang pernah mengulasnya.

Cech mampu mencetak 184 laga tanpa kebobolan dengan rincian 162 laga bersama Chelsea pada 2005-2015 dan 22 laga bersama Arsenal pada 2015.

Angka itu adalah jumlah pertandingan yang tidak dibobol, bukan clean sheet beruntun. Kalau clean sheet beruntun masih dipegang Edwin van der Sar (Manchester United) dengan 14 laga atau sekitar 1.311 menit, atau sekitar 21,85 jam, tanpa kebobolan.

Hebat sekali Van der Sar, selama 21,85 jam bisa main bola tanpa kebobolan. Kalau itu terjadi pada kita, 21,85 jam itu sudah sibuk dipakai untuk pacaran, karaoke, sampai streaming Bigo Live. *tamat

Main photo credit: Gunnersphere.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here