Paris Saint-Germain berhasil meraih tiga poin pada laga pekan ketiga Ligue 1. Melawan tim yang namanya mirip dengan penyanyi dari lagu Teman Hidup dan Sewindu alias Touluse, PSG menang telak dengan skor 4-0.

Sialnya kemenangan itu harus dibayar mahal lewat cederanya Edinson Cavani dan cyborg cilik milik PSG yaitu Kylian Mbappe.

Cavani harus keluar lapangan saat laga baru berjalan 14 menit. Sementara itu Mbappe juga terpaksa menepi dan diperkirakan mendapat cedera yang cukup serius.

Jelas saja kehilangan Cavani dan Mbappe adalah kabar buruk bagi lini depan PSG. Sebab satu lagi andalan mereka di lini serang yaitu Neymar saat ini nasibnya juga tidak jelas dan belum satu kali pun masuk skuat PSG di musim ini.

Belum lagi dua gelandang tumpuan PSG yaitu Ander Herrera dan Julian Draxler juga sedang menderita cedera. Pada saat badai cedera sedang melanda kubu PSG, satu nama tiba-tiba muncul jadi penyelamat.

Eric Maxim Choupo-Moting yang merupakan pemain lapis kedua, berhasil unjuk gigi di laga itu. Tiba-tiba jago dia macam kesurupan Cristiano Ronaldo dan menjelma jadi manusia Saiya. Choupo-Moting berhasil mencetak dua gol pada kemenangan PSG di laga tersebut.

Pada laga yang digelar di Parc Des Princes, PSG baru bisa membuka keunggulan di menit ke-50 melalui gol Choupo-Moting.

Mendapat bola liar di dalam kotak penalti, Choupo-Moting dengan santai bisa meliuk-liuk macam belut. Licin sekali dia. Padahal pemain Toulouse di kotak penalti ada banyak sekali seperti jalanan depan SMA yang sedang bubaran sekolah.

Aksi Choupo-Moting diakhiri dengan tendangan kaki kiri keras ke arah tiang dekat. Skor 1-0 untuk PSG.

Hanya lima menit berselang, Mathieu Goncalves salah mengantisipasi tendangan Pablo Sarabia yang berakhir dengan gol bunuh diri.

Choupo-Moting melengkapi brace dirinya dengan tambahan satu gol berkat umpan dari Juan Bernat.

Saat laga tersisa tujuh menit, Marquinhos menutup kemenangan PSG menjadi 4-0. Umpan sepak pojok dari Di Maria, langsung disundul dengan keras oleh Marquinhos. Sampai mati gaya kipernya tidak bergerak melihat bola masuk ke gawangnya dengan deras.

Meski lini depannya sedang limbung, namun Thomas Tuchel tetap berharap PSG secepatnya menyelesaikan penjualan Neymar.

“Leonardo tahu saya ingin mempertahankannya (Neymar). Tapi, itu tidak hanya bergantung kepadanya,” tutur Tuchel dikutip dari Medcom ID.

“Situasinya belum jelas dan kami harus merampungkannya. Selalu menjadi tujuan kami untuk menyelesaikan situasi ini secepatnya,” pungkasnya.

https://twitter.com/FootballFactly/status/1165775635068809216

Main photo: thesunbeat.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here