Rekan setim Keylor Navas yang juga sama-sama kiper, sekaligus kompetitornya, Kiko Casilla, mengaku prihatin dengan kondisi Navas. Kiper yang sudah tak muda lagi itu berusaha membela rekan sejawatnya agar tak lagi mendapat kritikan.

Navas memang belakangan sering dapat kritikan dari mana-mana. Mungkin termasuk dari istrinya kenapa wajahnya begitu-begitu saja, kegantengannya tak jua bertambah.

Kiper asal Kosta Rika itu cuma meraih sekali clean sheet dalam lima laga terakhirnya bersama “Los Galacticos“. Terakhir, pemain yang seumuran dengan Casilla itu melakukan kesalahan lumayan fatal saat pemain Napoli, Lorenzo Insigne, mencetak gol rada aneh di Liga Champions.

Ketika itu, Navas dinilai berada dalam posisi yang kurang tepat. Macam kena macet di depan kantor KPK gara-gara ada demo seiprit. Bukan karena berada di gawang lawan, melainkan karena posisinya terlalu maju dan cenderung tak berada di tengah sehingga gelagapan ketika muncul tendangan melengkung Insigne.

Meski di laga itu tetap menang 3-1, pelatih Zinedine Zidane tetap “menghukumnya”. Navas dicadangkan saat saat melawan Espanyol di La Liga weekend kemarin..

Casilla pun berusaha menyemangati Navas. Seraya memotivasinya untuk terus bernafas, jangan sampai meredup bak lampu 5 watt yang suka dijual di warung-warung dan tak jelas mereknya. Kalau ditekan sedikit gampang pecah.

Dunia tak selebar daun Keylor, masih banyak waktu dan tempat buat Navas untuk memperbaiki penampilannya dan mendapat kepercayaan kembali sang pelatih.

“Navas tak layak mendapat kritik. Kiper memang harus menerima kritikan tapi jika terus-terusan mendapat kritikan, kita juga tidak bisa hidup,” ujar Casilla, seolah menepuk bahu Navas ‘puk-puk-puk’.

Ironisnya, Casilla yang jadi kiper kedua maju sebagai penggantinya di laga melawan Espanyol. Kelihatannya prihatin, padahal dalam hatinya mungkin senang karena itu kesempatan Casilla merebut posisi kiper utama. Tapi itu sekadar suudzon, mudah-mudahan saja Casilla tidak berpikir begitu.

Pemain akamsi Madrid itu mengaku selalu siap kapan pun di mana pun untuk dimainkan. Kalau perlu sekadar menjalani pertandingan persahabatan di SUGBK saja mungkin dia siap.

“Saat Anda berada di bangku cadangan begitu lama dan Anda diberitahu saatnya bermain, maka Anda merasa campuran antara terkejut dan bahagia,” tutupnya.

Main photo credit: Ronaldo CR7

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here