Fabio Capello mengeluarkan pernyataan yang cukup membuat sakit hati para penduduk Inggris. Pelatih asal Italia tersebut yakin benar bahwa timnas Inggris tidak akan bersinar di Piala Dunia edisi 2018 ini. Pria yang mirip dengan Carl Fredricksen di film Up ini menilai bahwa skuat “The Three Lions” memiliki mental yang lemah.

Timnas Inggris seperti diketahui memang sudah lama tidak meraih gelar. Padahal liga mereka yaitu Premier League dikatakan sebagai salah satu kompetisi sepak bola paling kompetitif di dunia.

Klub-klub Inggris pun termasuk yang kaya raya. Untuk urusan Inggris, memang liga mereka lebih bisa dibanggakan dibanding prestasi timnasnya sendiri. Walau diisi dengan materi pemain yang cukup lumayan, namun nyatanya Inggris jarang bicara banyak di Piala Dunia. Padahal tidak sedang sariawan.

Kalau bicara tentang level internasional pasti hanya gelar Piala Dunia yang mereka ungkit terus. Padahal itu sudah puluhan tahun lamanya. Terakhir meraih gelar bergengsi adalah kurang lebih 50 tahun lalu. Kalau Yuni Shara ft. Rafi Ahmad sih mau 50 tahun lagi katanya masih tetap saling mencinta. Entah kalau timnas Inggris.

Bahkan orang tua dari pemain-pemain Inggris sekarang juga mungkin baru menginjak masa remaja. Ada gol kontroversial pula. Mirip karakternya dengan pendukung Liverpool yang senang membanggakan masa lalu. Kala itu mereka menjuarai Piala Dunia ketika menjadi tuan rumah pada tahun 1966.

Terkait dengan timnas Inggris yang minim prestasi, Capello mengatakan bahwa kegagalan Inggris di turnamen besar adalah karena ulah para pemain Inggris sendiri. Ia mengatakan para pemain Inggris terlalu terbebani dengan ekspetasi kebanyakan penggemar.

Untuk komentar tersebut sepertinya Capello tidak asbun alias asal bunyi. Kalau asal bunyi, tukang tahu bulat juga bisa. Pasalnya Capello pernah menangani timnas Inggris selama empat tahun. Jadi ia lumayan tahu banyak soal mental para punggawa “The Three Lions”.

https://twitter.com/OptaJoe/status/1006185759274098688

“Para pemain Inggris terlalu terbebani dengan gelar tahun 1966. Kenangan itu seperti hantu yang tak pudar. Para pemain jadi bermain seperti tidak seharusnya. Kostum timnas membuat mereka menanggung beban berat,” ujarnya dikutip dari Liputan6.

Saat Capello menangani timnas Inggris, prestasi mereka pun tidak terlalu mentereng. Inggris hanya mampu menembus babak 16 besar Piala Dunia 2010. Capello lantas menyebut para pemain sebagai penyebab kegagalan tersebut.

Capello menilai bahwa mereka tidak mau berkorban untuk tim dan memiliki mental lemah dan letoy macam sayur kangkung kelamaan disimpan di kulkas.

“Mental mereka lemah, selalu mencari alasan. Saya pikir metode latihan saya bukan seperti penjara. Anda lihat saja tim lain yang saya asuh menerapkan pola yang sama dan menang. Alasan ini terlalu dibuat-buat oleh pemain,” ujarnya.

Tentu komentar ini disambut ‘nyinyir’ para warga KTP Inggris. Pasalnya, negaranya Capello juga tak lebih baik dari “Tiga Singa”. Bahkan tak lolos Piala Dunia. Tapi ya berhubung yang bicara seorang ‘lejen‘ sah-sah saja.

Main photo: eurosport.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here