Nama Bek Atalanta tiba-tiba melambung ke ujung genteng. Dia adalah Mattia Caldara, pemain muda berusia 22 tahun yang hitungannya baru lulus kuliah. Dua golnya dianggap tak lazim apalagi mampu bikin Napoli mati rasa di depan para pendukungnya.

Nama Caldara memang tiba-tiba ramai diperbincangkan orang. Bukan karena dia bikin lagu lalu diunggah di vlog, melainkan karena dibeli oleh Juventus, bulan lalu dengan harga 15 juta euro, bahkan bisa melebar sampai 25 juta euro ditambah persyaratan macam-macam. KTP, akte kelahiran, surat RT/RW dan lainnya.

Meski sudah dibayar Juve dengan cara dicicil itu, Caldara tetap diizinkan bermain di Atalanta sampai akhir musim ini dengan status diakui, disamakan, dan dipinjamkan. Bahkan dipinjami sampai 2018. Hitung-hitung disekolahkan S2.

Selepas dibeli Juve, Caldara makin menunjukkan kelasnya. Mantan Cesena itu bermain bagus banget saat bertandang ke Napoli. Ingat, mainnya di Napoli lho, nama kontrakannya adalah San Paolo yang terkenal angker. Buat pemain senior saja cukup bikin kaki gemetar, apalagi buat para daun muda.

Namun, status angker sepertinya tak mempan bagi Caldara. Pemain yang tingginya mencapai 187 cm itu malah tampil berkilau bak batu giok yang digosok terus-terusan di celana.

Caldara menjadi batu kokoh di lini pertahanan Atalanta yang sulit ditembus Lorenzo Insigne dan kawan-kawan. Beberapa kali percobaan Napoli digagalkan lewat potongan-potongan tipisnya. Caldara pun sukses memborong dua gol kemenangan “La Dea” pada sore hari menjelang malam Minggu yang romantis itu.

Gol pertama biasa-biasa saja. Hanya memanfaatkan tendangan pojok yang dilakukan di pojok. Kalau di kotak penalti namanya tendangan penalti.

Dengan tubuh jangkungnya, mudah baginya menyambut bola tanggung hasil pantulan pemain Napoli. Bola sundulan kepalanya tanpa maskara itu pun tak dapat dijangkau lengan berotot Pepe Reina.

Caldara melengkapi perannya menjadi bintang berkilau Sunsilk saat berhasil mematahkan satu serangan Napoli di depan kotak penalti Atalanta. Bola curian Caldara kemudian dibawanya ke depan bekerja sama dengan Leonardo Spinazzola, yang juga dipinjam dari Juventus.

Spinazzola kemudian mengembalikan bola kepada Caldara melalui umpan silang membelah samudera. Bola tanggung kembali dimanfaatkan Caldara untuk dijadikan gol lewat tendangan first time setengah voli. Entah kenapa Caldara doyannya yang tanggung-tanggung. Asal jangan kentang saja, kena tanggung.

https://twitter.com/Vince7up/status/835807450129399809

Lewat dua golnya yang ajaib itu, Atalanta berhasil memenangkan pertandingan. Selain jadi pahlawan, Caldara juga menjadikan dirinya sebagai bek yang rajin mencetak gol. Dia doyan banget maju-maju ke gawang lawan tapi hasilnya cukup ganteng maksimal.

Dari 18 laga di Seri A, dia sudah mencetak lima gol dan menjadikannya bek tersubur di Seri A saat ini. Bahkan golnya sama dengan seorang striker kelas dunia, Mario Mandzukic. Luar biasa, biasa di luar.

“Menekan lawan merupakan salah satu taktik kami melawan Napoli. Caldara jadi pemain yang paling bisa menerapkannya. Ditambah dua golnya itu. Saya ingin tegaskan bahwa Caldara akan bersama Atalanta sampai tahun depan karena dia baru kembali ke Juve pada 2018,” kata pelatih Atalanta, Gianpiero Gasperini, dikutip ESPN. 

Ketiga gol lainnya dicetak saat melawan Pescara, Sassuolo, dan Roma. Saat melawan Pescara juga dicetak melalui gol sundulan dari tendangan pojok. Yang mantap saat melawan Sassuolo, golnya persis ketika melawan Napoli. Menerima bola tanggung dan langsung disambar dengan first time. Nalurinya bukan cuma sekadar bek, sepertinya dia juga punya naluri seorang striker.

Yang pasti, Atalanta kini merangsek ke peringkat keempat. Membuka peluangnya untuk main di Liga Champions. Mantap!

Main photo credit: Sportal.co.nz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here