Real Madrid gagal mempertahankan rekor sempurna mereka di La Liga usai dikalahkan Cadiz dengan skor tipiz, 0-1. Hasil ini tetap membuat mereka berada di peringkat pertama karena pesaing-pesaingnya macam Atletico Madrid dan Barcelona sedang cukup kocak belakangan ini.

Yang namanya Cadiz ini memang cukup sadiz. Soalnya tim gurem hidup segan mati tak mau itu sedang berada di posisi ketiga klasemen. Sebuah hal yang jarang ditemukan selama era pandemi. Apalagi, statusnya sebagai tim promosi.

Jadinya ketika tim promosi mampu berada di posisi ketiga, mereka benar-benar melakukan promosi. Kalau perlu bisa langsung juara biar kayak Persik Kediri.

Meski sudah kalah dua kali, namun Cadiz mampu menang tiga kali. Salah satunya dengan mengalahkan Madrid di markasnya Madrid yang terletak di kota Madrid.

Cadiz sempat beberapa kali mengancam gawang Madrid yang dikawal seorang kiper. Salah satunya lewat tendangan Alvaro Negredo yang masih bisa di-clearance cantik oleh sledingan Sergio Ramos yang bukan singkatan Raul Lemos.

Thibaut Courtois juga sempat menepis tendangan entah siapa namanya itu pemain Cadiz. Pokoknya berbaju kuning.

Barulah pada menit ke-16, Cadiz betul-betul mencetak gol. Tidak mau pura-pura dan bercanda lagi. Anthony Lozano mampu terlepas dari pengawalan usai menerima umpan assist sundulan Negredo.

Bola disontek ke atas melewati Courtois. Padahal Courtois ini sudah tinggi pisan. Sudah tahu tinggi dia malah nunduk, ya akhirnya kebobolan.

Tim asuhan Zinedine Zidane itu tidak mampu membalas dalam waktu yang diberikan wasit dan otoritas Liga Spanyol.

“Tidak ada alasan. Kami harus menerima kekalahan dan hanya itu saja,” ujar Zidane, singkat, padat, dan jelas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here