Gianluigi Buffon mencatatkan rekornya saat membela Italia dalam menghadapi Albania di babak kualifikasi Piala Dunia 2018. Sudah 1.000 laga dimainkannya dan tak ada bosan-bosannya bermain bola, bikin lelah Hayati saja.

Buffon memang mencatatkan laga profesional ke-1.000 sepanjang kariernya sebagai kiper, bukan gelandang. Angka itu diraihnya pada usia 39 tahun, usia ketika para pria sudah masuk masa puber kedua.

Kiper yang setia banget sama Juventus itu sudah tampil 168 laga bersama timnas Italia, 220 laga bersama Parma, dan 612 bersama Juventus. Adapun pemain Italia lainnya yang bisa mencapai 1.000 laga atau lebih hanyalah Paolo Maldini, legendanya Milan.

https://twitter.com/azzurri/status/845428283059654657

Laga tersebut semakin sempurna setelah Italia meraih kemenangan 2-0 dan Buffon pun meraih cleansheet. Itu merupakan cleansheet-nya yang ke-426 dalam kariernya atau 43% secara keseluruhan. Sebuah hal yang mantap jiwa.

Pemain ganteng sejak lahir itu juga tak menyangka kalau bisa main sampai seribu kali. Maklum, memang tak banyak pemain yang bisa main sebanyak itu. Tentu saja angka 1.000 adalah laga profesional, tidak termasuk laga amal, tarkam, atau tanding antar sekolah.

“Jelas kehormatan besar dan kebanggaan bisa mencapai laga profesional ke-1.000. Saya sempat tak menyangka bisa mencapai jumlah itu. Tapi saya katakan, saya tak akan berhenti sampai di angka ini,” ucapnya, bangga, kepada UEFA.

Buffon menjalani laga profesional pertamanya saat memperkuat Parma melawan Milan pada 19 November 1995. Saat itu usianya baru 17 tahunan, baru dapat KTP.

Buffon sukses bikin para striker Milan seperti George Weah, Roberto Baggio, dan Marco Simone stress bukan main gara-gara aksinya. Laga tersebut berjalan imbang 0-0, Baggio dan kawan-kawan gagal membobol gawang Buffon yang masih piyik.

Penampilan kerennya bikin Buffon masuk skuat “Gli Azzurri” dan tampil perdana pada usia 19 tahun melawan Rusia. Saat itu dia masuk menggantikan Gianluca Pagliuca yang cedera, di tengah cuaca salju yang sangat dingin, sedingin tatapan mantan yang suka kita selingkuhi.

Buffon mulai jadi andalan kiper timnas pada penghujung abad ke-20 dan status itu digenggam seterusnya sampai sekarang. Bikin mati karier para kiper seangkatannya seperti Christian Abbiati dan Morgan de Sanctis, menutup peluang mereka untuk jadi kiper timnas. Tapi itulah takdir.

Sampai pada akhirnya Buffon meraih gelar juara dunia, gelar paling ganteng maksimal dalam kariernya. Maklum, selama 1.000 laga ini Buffon masih belum juga mencicipi trofi Liga Champions. Maksimal hanya Piala UEFA saat membela Parma. Alhasil, trofi Piala Dunia adalah trofi yang paling dikenangnya seumur hidup.

Main photo credit: Bolahero

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here