Mauro Icardi kembali menunjukan ketajaman sejak berseragam Paris Saint Germain di musim ini. Hal ini jelas jadi berkah bagi PSG yang lini serangnya sedang hobi bolak balik perawatan. Kendati demikian, performa positif Icardi nyatanya jadi masalah buat Cavani.

Pada musim lalu Icardi tak mampu tampil menonjol bersama Inter Milan. Maklum, selama pada jalannya semester genap alias setengah musim terakhir, Icardi kebanyakan membuat drama sehingga jarang dimainkan.

Musim ini jadi lembaran baru bagi Icardi. Pemain asli Argentina itu diboyong PSG dengan status pinjaman.

Hasilnya ternyata tak mengecewakan. Icardi mampu menjadi bomber baru di lini depan “Les Parisiens”. Dari 10 laga yang telah dimainkan, Icardi mencetak sembilan gol dan satu assist.

Masuknya Icardi ke skuat inti sebenarnya merupakan berkah dari di atas kesusahan orang. Trio maut PSG, Neymar, Kylian Mbappe, dan Cavani belakangan sibuk magabut karena berkutat dengan cedera. Alhasil Icardi lebih sering dimainkan oleh Thomas Tuchel.

Terakhir kali Icardi turun sebagai pemain pengganti saat PSG mengandaskan perlawan Brest dengan skor tipis.

https://twitter.com/Oddschanger/status/1193231688744230919?s=20

Pada laga itu Cavani sendiri akhirnya kembali bermain sejak menit awal. Tapi selama 80 menit bermain, striker yang rambutnya model gondes alias gondrong desa itu tak kunjung mencetak gol.

Icardi akhirnya masuk menggantikan Cavani. Benar saja, lima menit setelah turun ke lapangan, Icardi langsung menjadi pembeda dengan mencetak gol kemenangan PSG.

Hal ini jelas jadi berkah bagi PSG yang membutuhkan striker tajam. Namun di sisi lain, kehadiran Icardi juga akan jadi masalah bagi sang striker senior, Cavani. Posisinya disebut Tuchel bisa saja tersingkir oleh si anak baru Icardi.

Tuchel mengatakan Cavani seperti kehilangan sentuhannya sebagai seorang ujung tombak di laga itu.

“Tidak mudah untuk bersaing memperebutkan posisi di lini depan saat PSG memiliki banyak penyerang yang tangguh,” ujar Tuchel dikutip dari Liputan6.

“Cavani seperti kehilangan ritme permainannya. Ia harus bangkit agar bisa mendapatkan tempat.”

“Saya tahu kalau Cavani masih menjadi striker yang hebat. Namun, ia kerap kehilangan peluang.”

“Mauro tampil lebih apik karena ia sedang menikmati periodenya bersama PSG,” ungkap Tuchel.

Apabila keadaan seperti itu, terpaksa Cavani nampaknya harus mundur teratur jika ingin mendapatkan satu tempat di skuat utama.

Icardi sendiri sempat mengungkapkan dirinya ingin bertahan di PSG. Saat ini statusnya masih pemain pinjaman dari Inter hingga akhir musim nanti.

https://twitter.com/nomifooty/status/1192594103999123457?s=20

Main photo: calcioweb.eu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here