Rencana pelaksanaan Brexit dampaknya juga terasa hingga dunia sepak bola. Apabila jadi terlaksana, Lionel Messi terancam tak bisa pergi masuk dalam skuat Barcelona apabila menjalani laga tandang ke tanah Britania.

Pada musim lalu, Messi masih bisa menjalani laga tandang ke Anfield pada babak semi final Champions League meski menyisakan memori kelam. Seperti diketahui bahwa pada lawatan terakhir Messi ke Inggris, timnya dibuat ambyar setelah kena super ultra ultimate kombek dari Liverpool.

Tapi kemungkinan Messi untuk kembali dan membalaskan dendam terancam tak bisa terwujud. Hal ini tidak terlepas dari rencana pelaksanaan Brexit. Jelas bukan Brebes Exit yang dimaksud.

Melainkan rencana Britain Exit di mana negara yang tergabung dengan kesatuan Britania Raya akan memutuskan apakah akan keluar dari Uni Eropa atau tidak.

Inggris diketahui bersikukuh untuk keluar dari Uni Eropa mulai dari tanggal 31 Oktober mendatang.

Apabila benar terwujud nantinya, hal ini ternyata membawa dampak yang cukup signifikan pada dunia sepak bola.

Seperti dilansir CNN Indonesia dari Daily Mail, pengacara imigrasi dari perusahaan Lewis Silkin, Andrew Osbourne, mengungkapkan adanya poin khusus seputar pertandingan bagi wilayah Eropa.

https://twitter.com/bwin/status/1123689040648245253

Hal tersebut membuat Barcelona nampaknya berada dalam posisi H2C alias harap-harap cemas. Sebab Messi kemungkinan tak bisa memperkuat Barcelona apabila mereka melakukan laga tandang ke Inggris.

Ada Messi saja masih dibantai, bagaimana kalau tanpa dirinya. Hal ini jelas sangat disayangkan. Terlebih gawang tim-tim Premier League biasanya jadi sasaran empuk ke-Messi-an dari Messi.

“Jika Anda adalah warga negara Uni Eropa dengan hukuman pidana, Anda dapat melakukan perjalanan ke Inggris, selama Anda tidak dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional,” kata Osbourne.

“Jika Anda bukan warga negara Uni Eropa dan terlibat hukuman atau pernah divonis hukuman penjara bahkan jika ditangguhkan, Anda dilarang datang ke Inggris,” tambahnya.

Untuk diketahui, bahwa Messi ini ternyata pernah menjadi seorang ‘pelanggar hukum’. Sebelum Brexit diterapkan, sejumlah pemain sedang dalam masa hukuman akibat skandal penggelapan pajak dapat memasuki wilayah Inggris. Salah satunya adalah Messi.

Pada tahun 2017 lalu, Messi dijatuhi hukuman penjara 21 bulan oleh pengadilan Spanyol karena kasus penggelapan pajak. Tapi berhubung Messi uangnya banyak, ia sanggup membayar denda sebesar 225 ribu agar tak perlu menjalani hukuman.

Dengan adanya Brexit, status Messi yang merupakan warga non-Uni Eropa berpotensi tidak dapat memasuki wilayah Inggris.

“Siapa pun yang pernah mendapat hukuman penjara dalam bentuk apa pun, poin awalnya adalah Anda [warga Uni Eropa] tidak diizinkan masuk,” ujarnya.

https://twitter.com/FutballArena/status/1181221972325408768

Main photo: @bet9jaofficial

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here