Kepolisian Jerman akhirnya menangkap pelaku pengeboman bus tim Borussia Dortmund beberapa waktu lalu. Bom yang akhirnya membuat Marc Bartra terluka dan Dortmund secara tak langsung tersingkir karena persiapannya jadi terganggu.

Pelaku diketahui bernama Sergej, seorang kewarganegaraan ganda, Jerman dan Rusia. Untunglah hanya kewarganegaraannya saja yang ganda, kalau kepribadiannya yang ganda bisa seperti film Split yang diaktori James McAvoy.

Sang pelaku katanya melakukan aksinya karena faktor finansial, tak ada unsur dendam apalagi atas dasar suka sama suka. Sebelum meneror, Sergej kabarnya meminjam uang di bank untuk membeli 15 ribu saham Dortmund.

Menurut pola pikirnya, apabila Dortmund sahamnya anjlok drastis maka dia bisa mendapat untung beberapa kali lipat. Itulah kenapa, dia sengaja mengebom bus Dortmund untuk mengganggu jalannya pertandingan, menelan kekalahan, kemudan jatuh sahamnya.

“Apabila saham Borussia Dortmund anjlok drastis, maka keuntungan yang ia cetak bisa meningkat beberapa kali lipat,” demikian ungkap pihak kepolisian Jerman, seperti diungkapkan Goal.

Tersangka diketahui memesan kamar di hotel L’Arrivee, tempat yang sama dengan para penggawa Dortmund menginap sebelum melakoni leg pertama perempat final Liga Champions melawan Monaco. Bukannya minta tanda tangan atau foto selfie, dia malah merakit bom.

 

 

Atas perbuatannya yang bikin kesal itu, tersangka didakwa oleh jaksa setempat dengan pasal berlapis yakni percobaan pembunuhan, kepemilikan bahan peledak secara ilegal dan aksi yang mengancam keselamatan.

Duh, ada-ada saja. Kalau mau cari duit mbok ya yang barokah gitu, mas.

Main photo credit: Hungary Today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here