Brasil meraih hasil positif saat laga uji coba jelang Piala Dunia 2018 saat melawan Kroasia. Neymar dan teman-temannya yang jago bicara bahasa Portugal itu berhasil menang dengan skor 2-0. Laga tersebut juga menandai comeback­-nya Neymar setelah mengalami cedera saat membela Paris Saint-Germain (PSG).

Uniknya pertandingan persahabatan tersebut malah digelar di Anfield yang berada di Inggris. Entah apa pertimbangannya. Kalau mau digelar tidak di negara masing-masing lebih baik digelar di stadion Jakabaring saja sekalian. Dijamin ramai yang nonton.

Meski bertajuk laga uji coba, pertandingan dimulai sama dengan laga pada umumnya. Skor dimulai dengan sapaan saat beli bensin di pom Pertamina alias “dimulai dari nol ya”.

Brazil sebenarnya lebih menguasai jalannya pertandingan sejak awal. Tetapi justru Kroasia yang memiliki peluang lebih dahulu. Pada menit ke-12 Kroasia mendapat hadiah tendangan pojok dan kemudian diterima oleh Luka Modric yang sebenarnya masih lama ulang tahunnya.

Umpan Modric ke tengah kotak penalti kemudian disambut Dejan Lovren dengan kepalanya yang cuma satu. Namun sundulan Lovren hanya melenceng sedikit di sisi gawang. Mungkin kalau gawangnya pakai sandal bisa dihitung gol itu. Didahului perdebatan sengit dulu tentunya.

Kedua tim selanjutnya sama-sama kesulitan untuk masuk ke kotak penalti lawan. Padahal tidak ada pintu maupun pagar. Kalau mau masuk ya tinggal masuk saja sebenarnya. Tapi entah kenapa pada kesulitan buat masuk. Alhasil Brasil banyak melakukan tendangan dari luar kotak penalti pada babak pertama.

https://twitter.com/felix_futball/status/1003015116697341952

Kesulitan untuk mencetak gol akhirnya Brasil memasukan sang megabintang yaitu Neymar di babak kedua. Neymar sebelumnya memang menderita cedera saat sedang membela PSG. Lumayan cepat juga proses kesembuhan Neymar sebenarnya. Mungkin pijat urut Cimande sudah buka cabang di Rio de Janeiro sana.

Setelah Neymar masuk, hasilnya langsung terasa macam krim pemutih ketiak yang banyak di Instagram. Pada menit ke-69 Brasil akhirnya memetik keunggulan. Serangan dibangun Brasil lebih cepat dibanding pembangunan Candi Prambanan. Willian yang mengoper bola ke Coutinho, kemudian diteruskan lagi kepada Neymar di sisi kiri serangan.

Neymar kemudian melakukan gerakan gocekan ala goyang Cesar dan meliuk kesana kemari tanpa mencari alamat. Setelah mengelabui dua pemain Kroasia, Neymar melepaskan tendangan kaki kanan yang sangat kencang. Entah berapa kecepatannya kalau dihitung dengan satuan download. Mungkin 50 mb per detik.

Kalau di gim playstation itu tombol kotak sudah dipencet sampai penuh. “Ditompo” kalau bahasa kampung sekitar. Danijel Subasic tidak bisa berbuat banyak untuk menghalau bola tersebut. Khawatir kalau menepis malah jadi keseleo. Mending main aman.

https://twitter.com/8Fact_Footballl/status/1003483617467629568

Gol kedua Brasil baru tercipta di menit akhir injury time. Kali ini giliran Roberto Firmino yang bisa melakukan selebrasi. Umpan terukur dari Casemiro diterima dengan baik oleh Firmino yang tiba-tiba menerobos masuk ke dalam kotak penalti.

Firmino memang sudah akrab dengan gawang Anfield. Letak posisinya sudah hapal betul, bahkan bau-baunya juga sepertinya dia hapal. Makanya tak kesulitan saat melepaskan tendangan L1+kotak yang membuat Subasic tak berdaya kecuali panjang tangannya sampai dua meter. Hingga berakhir skor 2-0 tetap bertahan untuk keunggulan Brasil.

Meski sudah bisa kembali bertanding setelah kurang lebih tiga bulan cedera, Neymar mengaku bahwa ia masih trauma kembali cedera. Ia juga menambahkan bahwa cederanya belum betul-betul pulih.

“Saya masih merasa sedikit kurang nyaman, tapi ini biasa terjadi karena saya sudah lama tidak bermain di atas lapangan. Saya masih 80 persen,” ujarnya dikutip dari Detik.

Brasil kini mempunyai satu laga sisa untuk uji coba melawan Austria sebelum bermain di Piala Dunia nanti. Sementara Kroasia akan bertemu dengan Senegal dan Nigeria sebelum berangkat ke Rusia nanti.

https://twitter.com/WorIdCupFC/status/1003266097301184512

Main photo: chicagotribune.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here