Dua gol penalti kontroversial mewarnai pertandingan semifinal leg pertama Coppa Italia antara kesebelasan Juventus menghadapi Napoli. Dua penalti tersebut jadi bantuan operasional buat kemenangan Juve sehingga bikin bos-bos Napoli geram bukan kepalang.

Juve memang tertinggal lebih dulu lewat kaki Jose Callejon yang mukanya mirip Joker yang diperankan Jared Leto di film Suicide Squad. Callejon sukses memanfaatkan umpan manis manja dari pemain imut, Lorenzo Insigne.

Klub yang mengaku dirinya sebagai “Nyonya Tua” itu akhirnya menyamakan kedudukan lewat titik penalti. Gara-garanya Paulo Dybala dijatuhkan oleh Kalidou Koulibaly di kotak yang sangat terlarang dan berbahaya.

Dybala tanpa ragu-ragu memasukkan bola penalti tersebut ke dalam gawang. Kalau keluar berarti namanya tidak gol. Juve kemudian bisa unggul lewat kaki mantan terindahnya, Gonzalo Higuain, memanfaatkan kesalahan dari Pepe Reina.

Setelah itu, kehebohan terjadi, meski tak seheboh kedatangan Raja Salman ke Indonesia. Berawal dari kemelut di kotak penalti Juve yang kemudian sukses melakukan counter attack. Dybala yang berlari menggiring bola kemudian melepaskan umpan ke Juan Cuadrado. Sayang, baru dikontrol sekali Cuadrado sudah terjegal oleh Reina.

Inilah yang menjadi kontroversi. Dalam tayangan ulang, bahkan dari Indonesia saja kelihatan bahwa bola memang sukses digapai oleh Reina. Protes pun datang dari warga Napoli. Tapi apa daya, wasit Paolo Valeri tetap pada keputusannya.

Juve akhirnya menang 3-1 lewat dua gol penalti tersebut. Hal ini membuat Direktur Napoli, Cristiano Giuntoli, langsung kelojotan. Dia bahkan menyebut dua penalti tersebut benar-benar memalukan dan tak seharusnya diberikan oleh wasit.

“Kami berterima kasih pada pemain atas kinerja mereka. Tapi kami kalah oleh dua keputusan memalukan yang tak bisa diperdebatkan dan merusak seluruh sepak bola Italia,” ujar pria yang potongan rambutnya rada tidak jelas itu.

Giuntoli bersikukuh bahwa pemain Napoli tak melakukan pelanggaran sama sekali. Bahkan, “I Partenopei” justru yang mendapat penalti karena sebelum terjadinya serangan balik yang berujung penalti Juve, seorang pemain Napoli yang tak mau menyebutkan namanya dilanggar di kotak penalti Juve.

“Di penalti pertama, Dybala berusaha terjadi kontak untuk mendapatkan penalti. Saya pikir awalnya benar-benar layak penalti, tapi setelah saya menonton tayangan ulang, penalti pertama benar-benar tidak tepat, Dybala sengaja mencari kontak,” jelasnya dikutip Liputan 6. 

“Di penalti kedua, juga karena kontak pemain biasa. Terlebih kami tidak mendapat penalti, padahal salah satu pemain kami juga dijatuhkan di kotak penalti Juventus. Keputusan yang memalukan,” tutupnya.

Main photo credit: Sportal.co.nz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here