Boro-boro Tsunami Trofi, MU Bisa-bisa Malah Degradasi Kalau Begini

0
188

Manchester United kembali menelan kekalahan di Liga Primer. Baru dua pertandingan, dua-duanya kalah. Bahkan yang terakhir, kalahnya benar-benar memalukan.

Mbok ya kalau kalah itu cukup 0-1 atau 1-2, jangan banyak-banyak sampai 0-4 begitu. Kalahnya sama tim semenjana pula macam Brentford. Sontak, MU pun habis jadi bahan rundungan sejagat maya dan nyata.

Fans MU tampaknya mesti banyak-banyak berada di kamar dan berselimut diri. Enggak perlu masuk sekolah, kuliah, atau kantor. Pasti bakal makin tertekan.

Bagaimana tidak tertekan, baru beberapa menit saja MU sudah ketinggalan dua gol lewat Josh Dasilva dan Mathias Jensen. Ya kira-kira baru 18 menitan lah.

Kali ini kesalahan bukan pada Harry Maguire, meski dia juga turut menyumbang kebodohan pada lini belakang yang hancur-hancuran. Kali ini sorotan pada David De Gea yang melakukan dua kali blunder.

Baru 10 menit, sebuah tendangan Dasilva dari luar kotak penalti harusnya bisa dengan mudah ditepis bahkan ditangkap De Gea. Tapi entah gimana, bola luput dari tangannya dan masuk ke dalam gawangnya. Aksinya macam kiper di pertandingan fun football.

Pada menit ke-18, giliran Jansen yang memanfaatkan kebodohan De Gea. De Gea yang dapat umpan backpass tidak lihat-lihat dulu posisi Christian Eriksen. Padahal, Eriksen sedang di-marking ketat oleh lawan. Bola pun dapat direbut Jensen dan dengan mudah diceploskan ke gawang De Gea.

Pada menit ke-30, Brentford kembali menambah keunggulan lewat gol sundulan Ben Mee memanfaatkan tendangan sudut. Kemudian selang lima menit, MU kembali kebobolan lewat serangan balik yang cepat nan efektif.

Ivan Toney memberikan umpan silang kepada Bryan Mbuemo yang sukses melepaskan diri dari kawalan bek-bek MU yang makin sembrono. Dengan cepat, hanya 35 menit, kondisi sudah 4-0 buat Brentford.

Bagi yang baru menyalakan TV atau streaming, pasti kaget bukan main lihat skor 4-0 pada menit ke-35. Untung saja, kejadiannya tidak seperti Jerman kepada Brasil di 2014.

Bisa saja di babak kedua Brentford menambah keunggulan lagi sampai 10-0 kalau perlu. Tapi Brentford merasa tidak perlu. Hasil 4-0 saja sudah cukup dipertahankan sampai usai.

Dengan kekalahan memalukan ini, MU kini berada di dasar kerak klasemen Liga Primer saat ini. Warganet tak lupa meng-screenshot klasemen sambil merundung “jangan cari yang enggak ada”.

Boro-boro mau tsunami trofi, kalau begini terus bisa-bisa malah terdegradasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here