Manchester berduka. Sebuah ledakan menewaskan 22 orang dan melukai 59 orang terjadi usai konser Ariana Grande tanpa Latte di Manchester Arena. Insiden bom tersebut membuat persiapan Manchester United (MU) melakoni final Liga Malam Jumat jadi terganggu.

MU telah menyampaikan ucapan bela sungkawa lewat Twitter dan juga pernyataan dari pelatih Jose Mourinho. Dari lubuk hati yang paling dalam, Mou mengungkapkan perasaannya ditinggal beberapa korban, meski tidak mengenalnya.

“Kami sangat sedih dengan kejadian tragis tadi malam. Kami tak bisa melepaskan diri dari pikiran dan hati kami untuk para korban dan keluarga mereka. Kami punya pekerjaan di Swedia tapi sayang kami tak bisa pergi dengan kebahagiaan,” ujar Mou dikutip Manchester Evening News.

Sejatinya skuat MU sudah berada di Stockholm saat ini untuk menghadapi Ajax Amsterdam di final Liga Europa. Tentu saja, persiapan mereka jadi terganggu. Meski tak separah Borussia Dortmund yang jadi korban langsung ledakan bom kecil menjelang perempat final lawan Monaco. Bedanya, yang satu Liga Champions yang satunya lagi Liga Malam Jumat.

Mourinho kemudian membatalkan konferensi pers yang dijadwalkan sebelum pertandingan. Belum tahu apakah ada kaitannya dengan sisi emosional para pemain jika dilangsungkan acara konferensi pers tersebut.

Yang jelas, pikiran para pemain sudah terganggu dan tak fokus. Minum Aqua belum tentu jadi obatnya. Tadinya sudah terganggu masalah beban utang, cicilan, istri yang merengek terus, dan sebagainya. Sekarang ditambah beban pikiran korban ledakan.

“Kami punya pekerjaan yang akan dilakukan malam ini. Saya pikir apa yang terjadi pada Senin malam benar-benar masuk ke dalam pikiran para pemain,” kata Ed Woodward, Wakil Ketua Eksekutif MU.

Semua pemain MU rencananya akan mengenakan ban hitam pada laga final tersebut. Tentu tidak mungkin pakai ban dalam motor karena kebesaran. Apalagi kalau semuanya pakai ban kapten nanti bingung siapa yang jadi kapten sebenarnya.

“Kesuksesan kami di lapangan  tidak seberapa bila dibandingkan dengan rasa sakit dan penderitaan yang terjadi. Pikiran kami berada dalam tragedi ini,” tutupnya.

Main photo credit: Irish Mirror

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here