Usai melangkah ke semifinal Liga Champions untuk ketiga kalinya dalam empat edisi terakhir, Atletico Madrid menelan kekalahan tak penting di La Liga. Mereka takluk 0-1 dari Villarreal.

Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, dari anak kecil sampai kakek-nenek, Atletico berinisiatif untuk menyerang. Kalau tak menyerang bagaimana mau membuat gol.

Sayang, banyak peluang yang disia-siakan para penggawa Atletico. Mulai dari Antoine Griezman sampai Nico Gaitan. Beruntung kiper Jan Oblak yang tak ada hubungan saudara dengan Seblak itu tidak ikut-ikutan menyerang.

Gaitan bahkan sudah satu lawan satu lawan kipernya Villarreal. Tapi ternyata, bolanya cenderung nakal karena sudah disuruh masuk berulang kali masih enggak mau juga.

Sekalinya masuk malah ke gawangnya Atletico. Roberto Soriano mampu membobol gawang klub berkostum merah-putih-biru yang kayak lampu barbershop itu usai memanfaatkan kesalahan bek Filipe Luis. Skor 0-1 bertahan sampai peluit akhir ditiup mulut bau sang wasit.

Pelatih Diego Simeone tidak mengeluhkan penyelesaian yang buruk dari anak asuhannya. Dia malah membawa asas keberuntungan, bahwa timnya tak bisa mencetak gol lantaran bola yang terlalu nakal tidak mau disuruh masuk macam menggiring anak itik balik ke kandang.

“Kami telah menang berkali-kali tapi hari ini kami kalah. Ini bagian dari sepak bola. Kami bermain bagus dan punya banyak peluang, tapi hari ini bola tidak mau masuk,” ujar pelatih yang lancar berbahasa latin itu karena sejak kecil tinggal di Argentina.

Mungkin lain kali bolanya diiming-iming permen atau uang seribuan biar enggak nakal lagi. Kalau perlu ajak jalan-jalan ke Transmart yang banyak mainannya itu.

Main photo credit: Webet188

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here