Paris Saint-Germain gagal meraih hasil mantul alias mantap betul kala bertandang ke stadion n666eri milik Borussia Dortmund di Signal Iduna Park. Dua gol dari Erling Braut Haaland mengunci kemenangan 2-1 Dortmund atas PSG.

Bibit-bibit cyborg baru sepak bola memang mulai terlihat di laga ini. Haaland yang baru pindah ke Dortmund di bursa transfer musim dingin tampil gacor dalam beberapa penampilan awal di liga lokal.

Namun pemain yang sering dicengin titisan iblis Bhu dari komik Dragon Ball Z ini ternyata kembali menunjukan ketajaman kala menjalani debutnya di Champions untuk Dortmund.

Pada setengah musim lalu ia menjadi gacoan RB Salzburg di Liga Champions. Kini berseragam Dortmund, ia ternyata masih bisa diandalkan. Satu musim mencetak gol untuk dua tim di Champions.

Kini Haaland tercatat sudah 10 kali selebrasi alias mencetak gol ke gawang lawan di Champions musim 2019/2020 ini dan total telah membuat 39 gol sepanjang musim di semua kompetisi.

https://twitter.com/Squawka/status/1229825656394903552?s=20

Melihat bakat dan talenta Haaland, wajar jika dia disebut sebagai bibit-bibit cyborg sepak bola baru macam CR7 dan Messi.

PSG yang tampil dengan kekuatan penuh dengan menurunkan hampir seluruh pemain abang-abangan mereka. Lini depan diisi trisula maut Neymar, Angel Di Maria, dan Kylian Mbappe.

Tim tamu mendapat peluang terlebih dahulu lewat sepakan bebas si mahal Neymar. Dortmund sendiri bereksi melalui tembakan kotak+R2 Jadon Sancho yang masih mampu ditepis Keylor Navas. Babak pertama kedua tim masih sama kuat.

Dortmund akhirnya membuka keunggulan lewat sepakan Haaland di menit ke-69 memanfaatkan bola liar hasil tendangan Raphael Guerreiro.

Namun jangan lupa, PSG juga punya bibit cyborg yang menunjukan kejagoannya. Aksi Kylian Mbappe yang menerobos masuk kotak penalti Dortmund diakhiri dengan umpan silang matang kepada Neymar yang tinggal menyebok bola.

https://twitter.com/Sporf/status/1229896167342968832?s=20

Hanya dua menit berselang, Haaland kembali menunjukan kelasnya dengan melepaskan tendangan keras kaki kiri dari luar kotak penalti. Benar-benar gol yang jebret itu. Skor 2-1 akhirnya bertahan hingga laga usai.

“Hasil ini cukup berbahaya, karena PSG punya tim yang kuat dan masih bisa menang di leg berikutnya,” kata Haaland seperti dikutip Detik.

Sementara Thomas Tuchel mengaku kecewa terhadap jadwal padat PSG di kompetisi domestik.

“Kami bermain dua kali lebih banyak dari Dortmund dalam beberapa pekan terakhir. Kami juga memiliki masalah cederanya pemain kunci kami. Mereka tidak memiliki ritme, jiwa kompetitif seperti yang kita lihat pada Neymar,” kata Tuchel dilansir dari Viva.

https://twitter.com/BlackYellow/status/1229880827611316224?s=20

Main photo: @dugout

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here