Sevilla datang jauh-jauh ke Rumania untuk menjalani laga 32 besar Europa League. Namun alih-alih dijamu CFR Cluj dengan hidangan lezap nan sedap mantapancing, Sevilla hanya mendapat skor 1-1 dari tamunya.

Minimal kalau ada tamu, apalagi datang dari jauh, setidaknya dikasih kacang rebus. Atau gorengan saja sudah

Lebih bagus lagi kalau ada Monde Butter Cookies kaleng bundar. Isinya rengginang pun tidak apa-apa.

Tapi Cluj ini hanya bisa memberiakan hidangan berupa satu poin saja kepada Cluj. Kalau tidak mau kasih seharusnya tidak dikasih sekalian. Rugi di Sevilla juga jadinya yang gagal dapat tiga poin.

Namun semua hal ada sisi pasti ada sisi positifnya seperti kata orang-orang bijak di film-film. Sevilla telah mendapatkan satu gol tandang dari tamunya. Hal ini jadi modal bagus bagi Sevilla untuk menghadapi laga kedua nantinya.

Kalau di leg kedua yang digelar di kandang Cluj nanti berakhir dengan 0-0, maka Sevilla dipastikan bakal lolos. Pasang startegi parkir bus atau parkir pesawat sekalian nampaknya jadi opsi yang bagus kalau Sevilla mau cari aman.  

Pada laga itu, Sevila yang bermain dengan seragam polos macam tembok baru dicat dimana bagian dada tanpa sponsor utama, kebobolan duluan lewat penalti Ciprian Deac di menit ke-59.

Gol penyama kedudukan Sevilla baru hadir delapan menit jelang laga usai melalui bintang muda asal Maroko, Youseff En-Nesyri. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang.

“Banyak hal positif dari laga itu. Terlepas dari skor akhir, saya pikir tim kami pantas menang. Pertandingan berjalan sangat sulit, banyak perubahan, dimana tuan rumah menunjukan performa yang bagus,” ujar Julen Lopetegui dikutip dari Onefootball.

https://twitter.com/Rony10Lopes/status/1230599463170957332?s=20

Main photo: onlinesport.ro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here