Apa rasanya jadi Mauricio Pochettino, bertahun-tahun menangani Tottenham Hotspur tapi tidak ada satu pun trofi yang dia dapatkan. Namun saat menangani Paris Saint Germain (PSG) 10 hari saja, langsung dapat trofi.

PSG memang sukses meraih gelar Piala Super Prancis atau Trophee des Champions dua hari lalu dengan mengalahkan Marseille 2-1. Itu menjadi trofi pertamanya sebagai seorang pelatih.

Wajar jika Pochettino ini tidak kegirangan. Pasti norak sekali saat mengangkat piala. Kalau perlu itu piala dicium sampai bibirnya ledes. Lalu dibawah pulang, dipajang di atas lemari disandingkan dengan piala Juara 1 Lomba Mewarnai.

Selama 5 tahun menangani Spurs, Pochettino memang belum pernah merasakan gelar. Pencapaian terbaik adalah masuk final Piala Liga dan Liga Champions. Namun dua-duanya gagal. Jadi di CV dan Wikipedia tulisannya masih “Finalis” saja.

Namun wajar, soalnya Pochettino memang membangun Spurs dari nol. Tanpa ada duit-duit epic dari negara Arab. Itu saja sudah bagus banget pencapaiannya bisa masuk final Liga Champions.

Meski demikian, Pochettino berterima kasih kepada Thomas Tuchel yang telah membentuk tim PSG jadi lebih enak. Pochettino hanya tinggal petik hasilnya saja.

https://twitter.com/brfootball/status/1349475391338115072

“Setelah sepuluh hari sebagai pelatih [PSG], tiga pertandingan dimainkan dan final melawan rival terbesar kami, ini sangat penting untuk menang,” kata Pochettino kepada Canal+ yang disalin dari Goal.

“Di samping trofi, ini merupakan kehormatan dan kebanggaan untuk klub dan juga fans. Sedikit demi sedikit, tim ini melakukan yang saya minta. Saya baru di sini selama dua pekan dan kami sudah melakukan banyak hal.

“Ini baru permulaan. Kami percaya bahwa dengan waktu dan kerja keras, kami bisa menerapkan gagasan kami dan progresnya akan bagus karena kualitas yang kami miliki. Kami punya sedikit waktu untuk berlatih namun para pemain saya pantas mendapatkan trofi ini, pantas dapat pengakuan dan mereka sudah beradaptasi terhadap apa yang saya minta.”

Saya ingin berterima kasih kepada para pemain, [Leonardo] dan Nasser [Al-Khelaifi] untuk kesempatannya, namun juga Thomas Tuchel dan stafnya karena kami bisa di sini setelah mereka memenangkan banyak trofi.”

Sama Kayak Florenzi

Hal sama juga dirasakan Alessandro Florenzi. Bertahun-tahun menjadi pemain AS Roma, bahkan sampai jadi kapten segala, tak ada gelar yang didapatnya.

Baru setengah musim main bareng PSG, Florenzi langsung dapat trofi. Trofi yang pernah diraih Florenzi selama ini adalah Trofi Bonsai. Yakni penghargaan saat Roma mengikuti turnamen Mabel Green Cup.

Ternyata setelah lama dirawat Florenzi, mungkin tanaman bonsainya itu telah menjelma jadi trofi betulan. Congrats ya kalian!

SHARE
Previous articleKhas Medioker, Meski Imbang Arteta Sudah Senang
Next articleLazio Menang ‘Wah’ di Jumat Penuh Berkah
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here