Real Madrid kembali menang dengan susah payah kala menghadapi Elche dalam lanjutan La Liga. Entah sudah yang ke berapa kalinya musim ini, mereka bersusah payah untuk menang. Ya meskipun menang, tapi rasanya berat gitu.

Padahal, zamannya masih ada pemain robot berinisial CR, Madrid menangnya gede-gede banget. Semacam gampang gitu bikin golnya. Tapi ya sudahlah. Mantan memang sering memberikan manisnya kenangan.

Sekarang Madrid sudah move on, katanya. Nyatanya, mereka masih susah buat menang. Lolos dari grup Liga Champions saja mesti hitung-hitungan dulu.

Ini juga Madrid masih untung ada seonggok manusia bernama Karim Benzema. Kalau tidak ada, Madrid sepertinya hanyalah ampas kopi yang diabaikan tim-tim lainnya di La Liga.

Benzema menjadi pahlawan nyata bagi Madrid melawan Elche yang ditundukkan dengan skor 2-1. Mereka tertinggal lebih dulu dari sundulan kepala Dani Calvo.

Namun, 20 menit akhir laga, Madrid mampu membalikkan kedudukan. Benzema menyamakan skor pada menit ke-73. Sundulan kepala dibalas sundulan kepala.

Benzema menyundul bola lewat jidat bagian samping kanan usai menerima umpan Luka Modric.

Nah yang bikin seru, memasuki injury time. Madrid mampu menang di penghujung laga, lagi-lagi lewat Benzema. Sebuah tendangan rada asal-asalan alias agak-agak spekulatif ditembak Benzema ke gawang Elche.

Komentator saja rada tak menyangka melihat sudut dan jarak tendangan Benzema yang rada susah. Dia juga menendangnya first time, makanya cukup bikin kaget lawan, komentator, sampai penonton di rumah.

“Yang paling penting adalah keyakinan akan diri sendiri dan bagaimana menghadapi partai seperti ini. Kami membuat perubahan sistem dan laga nampak lebih lain. Pada akhirnya kami memetik tiga poin dan terus berjuang merebut gelar La Liga,” ujar Zidane, dikutip Bola.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here