Paris Saint-Germain kembali meraih hasil positif pada pertandingan lanjutan Ligue 1 pekan kedua. Bertandang ke markas Guingamp, “Les Parisiens’ berhasil menang dengan skor 3-1. Sang juara dunia, Kylian Mbappe tampil brilian pada laga ini dengan mencetak dua gol kemenangan PSG.

Bertandang ke Stade du Roudourou, PSG tampak kesulitan untuk menembus pertahanan rumah tangga tim tuan rumah. Mereka tampak kerepotan macam ibu-ibu gendong enam anak tanpa pengasuh.

Padahal, tim asuhan Thomas Tuchel sendiri sudah memainkan bintang macam Neymar dan Angel Di Maria sejak menit pertama. Termasuk Gianlugi Buffon yang melakukan tepisan maut dan mengundang decak kagum.

Namun, Guingamp menggunakan strategi parkir Lamborghini Hotman Paris alias bertahan. Membuat para penggawa PSG frustasi. Padahal PSG mendominasi laga dengan penguasaan bola mencapai 66 persen.

PSG pun mencatatkan 17 kali tembakan dengan tujuh di antaranya berhasil tepat sasaran. Sementara Guingamp tak kalah jauh berhasil membuat 11 kali tembakan dengan tiga yang mengarah ke gawang.

PSG justru mendapat ancaman lebih dahulu melalui seorang pemain Guingamp yang ibarat tinggal menyebok bola di depan gawang tanpa harus pakai air. Namun kegemilangan kiper anyar PSG yaitu Buffon membuat publik tuan rumah terkena PHP tingkat dewa.

Sudah jatuh sebelum bola ditendang, Buffon sepertinya akan mati langkah dan mati gaya. Namun bola tendangan pemain Guingamp tersebut masih bisa ditepisnya meski sudah dalam posisi yang kurang menguntungkan.

Akhirnya PSG benar-benar kebobolan pada menit ke-20 melalui Nolan Rooux. Berawal dari pressing ketat yang membuat bek PSG salah tingkah, bola kemudian berhasil direbut dan diteruskan kepada Rooux.

Dengan tenang, pemain yang tidak mahir berbahasa Minang ini mencetak gol ke gawang Buffon. Skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Guingamp hingga akhir babak pertama.

Pada babak kedua PSG menurunkan Mbappe yang wajahnya mirip Kura-Kura Ninja untuk menambah daya gedor. Alhasil PSG menyamakan kedudukan melalui titik putih. Neymar yang menjadi eksekutor sukses menipu kiper. Tendangannya pelan-pelan masuk ke gawang tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Untung saja tidak dikira maling.

Kemenangan PSG baru tercipta pada menit-menit akhir pertandingan. Mbappe mencetak gol pertamanya di menit ke-82. Mendapat terobosan dari Di Maria, Mbappe dengan tenang melepaskan tendangan mendatar ke arah gawang. Coba saja dia menendang ke arah penonton, pasti tidak akan gol.

Tidak cukup dengan satu gol, Mbappe kembali mencetak gol pada menit ke-90. Hampir mirip dengan proses gol pertama, namun kali ini tendangan Mbappe diakhiri dengan tendangan L1+kotak yang merupakan gol biasa sekali. Kalau main PES sudah pasti gol kalau seperti itu. Pertandingan berakhir dengan kemenangan PSG 3-1 atas tim tuan rumah.

Mbappe sendiri mengakui bahwa Guingamp sempat menyulitkan timnya karena mereka memainkan sepak bola bertahan. Namun ia juga bersyukur akhirnya PSG berhasil memetik kemenangan.

“Mereka menerapkan strategi bertahan yang membuat kami harus berjuang untuk bisa mendapatkan bola. Pelatih kemudian menunjukan bagaimana bisa mengembangkan permainan dan kami melakukan apa yang dia instruksikan. Semuanya berjalan lebih baik pada babak kedua,” ujar Mbappe dikutip dari LigaOlahraga.

https://twitter.com/Football__Tweet/status/1031100976797757440

Main photo: banh247.com

6 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here