Leicester City berhasil mencuri satu gol saat bertandang ke Sevilla pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Padahal, gawang Kasper Schmeichel dibombardir para tentara Sevilla. Klub asal Inggris itu setidaknya tetap menjaga kaki mereka di Liga Champions.

Sevilla memang tampil dominan dan menghibur di laga itu. Kalau tak percaya, lihat saja penguasaan bola mereka yang sampai 73%, melebihi angka diskon dari Gojek atau GrabBike. Mereka juga berusaha membobol gawang tim tamu sampai 22 percobaan.

Los Blanquirrojos” sempat mendapat peluang emas bertahta berlian saat Joaquin Correa dijatuhkan di kotak penalti. Tapi, tendangan yang biasa-biasa saja tak ada bagus-bagusnya dari Correa dengan gampang di-‘hap’ oleh Schmeichel.

Beruntung, serangan tujuh hari tujuh malam tanpa makan siang bisa membuahkan hasil. Dua gol dicetak dengan sukses lewat kaki berbulu Pablo Sarabia dan Correa.

Namun, Leicester untungnya bisa memperkecil skor setelah Jamie Vardy mampu memanfaatkan umpan silang membelah angin dari pemain yang selalu haus di lapangan, Danny Drinkwater.

Dengan satu gol tandang tersebut, “The Foxes” setidaknya tetap menjaga peluang mereka untuk lolos ke perempat final. Vardy dan kawan-kawan cukup cetak satu gol saja di kandang mereka nanti. Namun, mencetak satu gol juga gampang-gampang susah kecuali gawang Sevilla dikawal Listianto Raharjo.

Gol tersebut membuat pelatih Claudio Ranieri puas. Pasalnya, gol tersebut tercipta berkat keteguhan hati serta keyakinan yang kuat. Mungkin Ranieri sempat mengajak mereka menonton acara ulangan Mario Teguh di Youtube.

“Mereka menunjukkan kualitasnya, tetapi kami juga menunjukkan kekuatan hati. Kami menunjukkan bahwa tim ini punya keyakinan dan tak mudah menyerah. Itu membuat saya puas,” ujar Ranieri di-copy-paste dari Kompas.

Main photo credit: Goal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here