Walau sudah ganti pelatih yang ketiga kalinya musim ini, Arsenal tetap lah Arsenal. Mikel Arteta yang sudah didaulat jadi pelatih utama tim meriam Lontong eh London itu tetap saja belum bisa membawa raihan positif.

Menghadapi Bournemouth di laga Boxing Day, Arsenal cuma main remis 1-1. Namanya remis berarti tak ada yang menang tak ada yang kalah. Mungkin hasil itu sudah yang terbaik bagi Arsenal daripada kalah.

Padahal, Arteta sudah tegas saat memberi pelatihan pada awal-awal dirinya menjabat sebagai pelatih. Namun memang dasar pemainnya saja mungkin yang ndablek. Susah dibilangi.

Jadi percuma saja Arsenal diberi 1.000 pelatih sekalipun, bak perkataannya Bung Karno, kalau masih seperti itu. Arsenal tetap saja Arsenal.

Arsenal memang kelihatan kesulitan main lawan tim peringkat ke-16. Padahal statusnya Arsenal selaku medioker masih di atas dibanding Bournemouth yang statusnya tim papan bawah.

Namun tetap saja. Arsenal tetaplah Arsenal. Mereka ketinggalan duluan pada menit ke-35 melalui Dan Gosling. Berawal dari kesalahan mereka sendiri dalam membangun serangan lalu bisa diserobot pemain lawan.

Alhasil Gosling yang bukan saudaraan sama Ryan Gosling mampu menjebol gawang Bernd Leno yang berprofesi asli sebagai pesepak bola dan olahragawan.

Untung saja Arsenal mampu membalasnya di babak kedua. Pierre Emerick Aubameyang mampu mencebok bola hasil bola muntah tendangan rekannya entah siapa namanya. Bola hasil deflection langsung disepak olehnya masuk ke gawang.

Meski seri, Arteta mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya di laga debutnya. Maklum lah, namanya juga baru beberapa hari pasti belum nyetel-nyetel amat.

“Saya sangat senang dengan beberapa hal yang saya lihat dalam hal sikap, karakter, semangat yang kami tunjukkan dan semangat juang yang ditunjukkan tim. Tentu itu lebih baik dari yang saya harapkan,” ujarnya dikutip Tribunnews.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here