Postingan Dele Alli yang menyinggung ras dan wabah virus corona berbuntut panjang. Alli dikecam warga dunia maya hingga akhirnya ia menyampaikan permohonan maaf.

Kejadian bermula saat Alli berada di sebuah ruang keberangkatan bandara. Alli tampak mengenakan masker pada video yang diunggahnya dan mengarakan kamera kepada seorang pria dengan wajah Asia.

Selanjutnya Alli memperlihatkan botol antiseptik pembersih dengan memberi tulisan pada videonya yang berbunyi, “Virus harus lebih cepat dari itu agar bisa menangkap saya,” seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Benar-benar mancing mania mantap dia. Orang biasa saja bisa kena amuk warga dunia maya kalau melakukan becanda seperti itu. Tidak etis sekali soalnya. Apalagi Alli ini merupakan salah satu sosok publik yang terkenal hingga ke mancanegara.

Jangankan SJW, semua orang juga pasti akan menganggap video tersebut tidak pantas untuk diunggah seorang figur seperti Alli.

Alli kemudian menghapus video tersebut setelah beredar luas dan menuai banyak kritik.

Pemain Tottenham Hotspur itu juga meminta maaf atas video yang diunggahnya lewat jejaring media sosial Snapchat.

Sering terjadi memang yang seperti ini. Apalagi di negara-negara +62. Kelakukannya kalau di media sosial suka seenaknya. Giliran sudah terciduk pasang muka memelas dan meminta maaf.

“Saya ingin meminta maaf atas video yang saya unggah di Snapchat kemarin,” kata Alli dalam video yang dirilis lewat media sosial asal China, Weibo.

“Itu tidak lucu. Saya segera menyadari dan menghapus video tersebut. Saya mengecewakan diri sendiri dan klub,” sambungnya.

“Itu bukan sesuatu yang harus dibuat bahan lelucon. Saya mengirim cinta, pemikiran, serta doa untuk semua orang di China,” ujarnya.

Berdasarkan laporan AFP yang dilansir CNN Indonesia, hingga kini jumlah korban meninggal mencapai 902 orang akibat virus corona. Sejumlah negara maju membatasi turis asing dari China ke negara mereka.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here