Bruno Fernandes bisa dibilang jadi salah satu pembelian terbaik Manchester United era modern dua ribu belasan. Pemain asal Portugal itu telah berkontribusi besar bagi MU, meski itu saja tidak cukup buat menggerakkan klubnya dari papan tengah.

Bruno bukan Mars, tentu saja merasa jadi pemain rekrutan paling sukses di MU era Ole Solksjaer, bahkan era pelatih-pelatih sebelumnya. Mulai dari Paul Pogba, Romelu Lukaku, sampai bek-bek mahal tapi culun macam Harry Maguire dan Victor Lindelof.

Dari 33 laga bersama MU selama kurang lebih 11 bulan, Bruno sudah mencetak 18 gol dan 13 assist. Meski banyak yang lewat penalti, namun torehan itu terbilang sangat sangat subur bagi ukuran gelandang.

Wajar, kalau Bruno lalu merasa dirinya menjadi titisan Paul Scholes. Sebenarnya tidak secara gamblang pemain berwajah ganteng konstruktif itu mengatakan dia adalah “The Next Scholes”, tapi mulai merasa mirip.

“Bagi saya, saya mirip dengan Paul Scholes. Dia pemain yang suka berada di kotak penalti, suka memberikan asis, suka juga mencetak banyak gol,” kata Fernandes, disalin dari Liputan6.

Biasanya sih, biasanya ya, kalau sudah dibuat “The Next” begitu berikutnya zonk. Jarang ada yang sukses dan benar-benar mengikuti jejak pemain yang dititiskannya.

Jadi ya, kita tunggu saja kiprah Bruno di MU nanti. Pasalnya, Bruno belum bisa membawa timnya meraih prestasi dan masih terseok-seok di kubangan papan tengah Liga Primer.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here