Belgia makin tak terbendung di Piala Dunia 2018. Pada laga kedua menghadapi Tunisia yang tak berlangsung di kandang sendiri, “The Red Devils” sukses membenamkan tim Afrika Utara itu dengan skor rada agak lumayan telak 5-2.

Tampil menggunakan kostum warna kuning tak membuat para pemain Belgia pusing. Mereka tetap bisa mengenali rekan-rekannya satu sama lain. Apalagi sang kiper Thibaut Courtois yang bajunya beda sendiri, ternyata juga tidak bikin pusing.

Buktinya baru menit keenam sudah bisa membobol gawang Tunisia. Jelas gol itu jadi bikin Tunisia jadi pusing karena baru menit keenam sudah kebobolan saja.

Belgia unggul 1-0 lewat tendangan penalti Eden Hazard. Penalti diberikan akibat pemain nomor punggung 2 Tunisia melabrak keras Hazard di pinggiran kotak penalti macam melabrak istri muda. Berhubung kejadiannya di dalam kotak maka diberikan penalti. Kalau di luar kotak penalti namanya cuma tendangan bebas biasa.

Berhubung penalti, maka Hazard bebas menendang ke mana saja asal setelah peluit wasit. Kapten Belgia itu sebenarnya menendang pelan macam kuli bangunan malas kerja. Tapi itu saja sudah cukup membuat kiper Farouk Ben Mustapha yang tak ada hubungan saudara dengan Ben Kasyafani bertekuk lutut.

Selang 10 menitan, Belgia menambah gol lagi kali ini lewat Romelu Lukaku. Striker berbadan besar seperti patung Pancoran itu menyelesaikan operan santai dari Dries Mertens. Tendangan menyusuri tanah tak bisa dicegah oleh kiper Ben Mustapha.

Tunisia sempat memperkecil ketinggalan dua menit dari gol Lukaku. Mereka tak mau cuma jadi turis saja datang ke Rusia. Sudah jauh-jauh datang, enggak bisa bahasa Rusia juga. Masak cuma nonton saja.

Minimal bisa bikin gol barang cuma satu, kan lumayan bisa ada yang diceritakan ke saudara sepupu di rumah. Dylan Bronn tanpa 1990 berhasil menyambut tendangan bebas Wahbi Khazri dengan sundulan otak kanannya.

Namun, Belgia cuma kasih kesempatan sekali saja buat Tunisia untuk dijadikan gol. Selanjutnya enggak mau kasih lagi, takut kebablasan.

Sebelum kebablasan, Belgia menambah gol dulu biar enak ke depannya. Lagi-lagi lewat striker Pancoran bernama Lukaku. Operan hasil pencetan segitiga dari Thomas Meunier mampu meloloskannya dari jebakan betmen. Dengan mudah bola disendoknya tanpa menggunakan sendok.

Di babak kedua, Belgia tetap tak terbendung. Tunisia kesulitan buat menahan gempuran para pemain Belgia yang kualitasnya di atas rata-rata genangan air.

Hazard menggenapkan keunggulan Belgia menjadi empat. Kembali lolos dari jebakan betmen, kali ini Hazard yang mencetak gol usai melewati kiper Ben Mustapha.

Belgia merasa tak cukup punya empat gol padahal sunnah-nya hanya empat. Mereka minta tambah tak peduli dibilang raja poligami.

Umpan Youri Tielemans berhasil dimanfaatkan dengan baik lewat Michy Batshuayi yang menendang sambil melakukan jurus tekel padahal tak ada orang yang ditekel di depannya. Mungkin biar gaya saja.

Kalah 1-5 sudah tak bisa apa-apa lagi. Mau membalikkan kedudukan jadi 6-5 rasanya tak mungkin bagi Tunisia. Tapi itu pun mereka bisa menambah gol memperkecil ketinggalan jadi 2-5 lewat tendangan pelan banget dari Khazri.

Kemenangan ini bikin Belgia makin berjaya dan jadi ancaman serius bagi kontestan Piala Dunia lainnya. Terutama buat Inggris yang satu grup dengannya.

Belgia benar-benar perkasa, tak perlu minum obat kuat juga perkasa banget baik di bawah ataupun di atas ranjang. Mereka bahkan punya pemain lapis sama kuatnya, makanya lawan Inggris berikutnya pelatih Roberto Martinez bakal mengganti beberapa pemain kunci.

“Jika kami memiliki persiapan waktu pertandingan tujuh hari dan tujuh hari berikutnya mungkin saya akan gunakan starter yang sama. Tapi realitanya tidak dan sekarang kami telah lolos sehingga bisa memberikan kesempatan buat yang lain,” ujar Martinez.

Bagi Tunisia, hasil ini bakal menutup mata mereka. Nyawa mereka di Piala Dunia sudah hampir habis alias Game Over. Peluang memang masih ada walaupun kecil sekali.

Pertama, mereka mesti mendoakan Panama menang atas Inggris. Kalau perlu shalat Tahajud dan puasa Syawal sekalian. Kedua, mereka mengalahkan Panama dengan skor gede banget dan berharap Inggris dibantai Belgia. Meski sulit, tapi kalau Tuhan berkata “Kun” maka terjadilah.

https://twitter.com/footynews129/status/1010495754580852741

Main photo: @AlderweireldTob 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here