Dari bercanda jadi petaka. Hal tersebut yang dialami oleh Bernardo Silva yang mendapat hukuman dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA) akibat guyon yang ia berikan di media sosial kepada Benjamin Mendy.

Zaman sekarang memang berbahaya melakukan apa-apa. Jejak digital begitu kejam. Mau mengatakan pendapat sedikit, harus siap-siap diserang oleh netizen yang makin ganas macam singa belum dikasih makan tiga bulan.

Apa saja jadi masalah sekarang. Lebay sekali orang-orang. Becanda sedikit sama teman saja dianggap pelecehan lah atau apa. Memang dasar rezim #lah.

Silva resmi mendapat sanksi satu kali larangan bertanding dan denda sebesar 50 ribu euro atau setara dengan Rp 900 juta. Bukan lumayan lagi jumlah tersebut, tapi sangat banyak memang.

Kalau dibelikan krupuk kaleng biru, mungkin bisa dibagikan kepada seluruh penduduk kota Probolinggo saat makan siang.

Padahal sanksi tersebut diterimanya hanya karena bercanda saja. Tidak sampai mengambil uang rakyat dengan rencana anggaran-anggaran kocak macam beli lem. Inilah yang dinamakan sekali tweet, hilang uang berjuta-juta.

Sanksi tersebut merupakan buntut dari sebuah cuitan Bernardo Silva di Twitter yang mengunggah foto masa kecil Mendy. Foto tersebut lantas disandingkan dengan ikon salah satu merek cokelat bergambar kartun yang berkulit cokelat dan memiliki bibir tebal.

Aksi bercanda tersebut dilakukannya sehari setelah City membantai Watford 8-0 pada 21 September.

FA sendiri menilai kicauan Silva melanggar regulasi terkait tindakan di media sosial yang menyinggung perbedaan ras.

Selain larangan bermain dan denda, Silva juga harus menjalani program edukasi tatap muka dari FA terkait hal sensitif soal ras.

Dengan demikian, pemain 24 tahun itu bakal absen membela The Citizens pada 24 November untuk menghadapi Chelsea.

“Bernardo Silva diskors satu pertandingan di laga kompetitif dan denda 50 ribu poundsterling serta harus menjalani edukasi tatap muka setelah melakukan pelanggaran regulasi FA Pasal E3,” demikian pernyataan dari FA dikutip dari CNN Indonesia.

“Aktivitas gelandang Manchester City itu di media sosial pada 22 September 2019 telah melanggar Regulasi FA Pasal 3E(1) tentang referensi atau ekspresi terkait ras, warna kulit dan etnis.”

Dari sisi Mendy sebenarnya tidak mempermasalahkan tweet tersebut. Soalnya Mendy memang anaknya suka bercanda. Ada saja tingkah guyonnya. Bahkan menertawakan fotonya sendiri saat dirinya tidak terlihat di sebuah foto bernuansa gelap.

https://twitter.com/BernardoCSilva/status/1175749378071511040

Main photo: bitterandblue.sbnation.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here