Bayern Munchen sukses meraih tiga poin kalah menjamu ‘Bintang Merah Belgrade’ alias Red Star Belgrade di Allianz Arena. Pada laga pembuka Liga Champions tersebut, “Die Rotten” menang dengan skor telak 3-0.

Sudah timnya Bayern, main di kandang pula. Wajar saja jika Red Star Belgrade dibuat tak berdaya. Memang sudah beda level kedua tim ini.

Ibarat main gim sepak bola di playstation, Bayern ini bintang lima yang pemain-pemainnya memiliki rata-rata skill di atas 80. Sementara itu Red Star Belgrade paling-paling hanya bintang tiga setengah saja.

Meski demikian pada laga tersebut, Red Star dibuat tak berkutik jadi macam klub bintang satu. Pokoknya tim-tim yang lemah sekali kalau bintang satu begitu. Level beginner yang mainnya terlihat ngasal kalau di gim. Itu saja masih bagus cuma dibantai 0-3, bukan 0-6 apalagi 0-12.

Sebab Red Star memang dibuat mati gaya sepanjang pertandingan. Jangankan mencetak gol, menendang ke arah gawang saja tidak diizinkan oleh Bayern.

Dari tujuh peluang yang dibuat Red Star, tidak ada satu pun yang membuat Manuel Neuer bekerja keras. Paling-paling hanya menendang goal kick saja.

Sementara itu berbanding terbalik, Bayern melepaskan 33 tembakan dengan 11 yang mengarah ke gawang Red Star. Bayern juga mendominasi lewat penguasaan bola sebanyak 73 persen berbanding 27 persen milik tim “Bintang Merah”.

https://twitter.com/Squawka/status/1174440710944284674?s=20

Pada jalannya laga tersebut, Bayern unggul terlebih dahulu melalui Kingsley Coman di menit ke-34. Umpan silang Ivan Perisic dari sisi kiri, disundul oleh pemain yang rambutnya mirip dengan gaya-gaya rambut di gim The Warriors.  

Meski terus menekan, tak ada tambahan gol yang tercipta di sisa babak pertama. Bayern unggul 1-0.

Tekanan yang dihasilkan Bayern baru berbuah gol kedua di menit ke-80. Kesalahan koordinasi lini belakang dan kiper Red Star, membuat Lewandowski dengan cepat menyambar bola macam kalau melihat uang di jalan yang pasti langsung cepat-cepat diinjak. Gercep sekali si Lewandowski.

Tedangan bebas buru-buru di masa injury time mampu dimanfaatkan Thomas Müller untuk mencetak gol ketiga Bayern. Skor akhir 3-0 untuk kemenangan tuan rumah.

“Kami selalu mendikte permainan dan bermain bagus, meningkatkan kecepatan dan menciptakan banyak sekali peluang. Pada akhirnya, hanya tiga gol saja, tapi sebenarnya bisa saja tercipta lima atau enam gol,” ujar Lewandowski usai laga seperti dikutip dari Detik.

Main photo: @bundesliga_en

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here