Bayern Muenchen ini seolah tak punya obat dan vaksin macam COVID-19. Meski nanti bakal “sembuh sendiri” seperti apa kata menteri kesehatan kita, tetap saja untuk saat ini Bayern masih mematikan.

Baru-baru ini giliran tim kuat Atletico Madrid yang dibabat habis. Usai membantai Barcelona, kemudian tim-tim Bundesliga, lalu terakhir ini adalah Atletico.

Padahal, Atletico ini bisa dibilang punya pertahanan yang kuat macam otot-otot tukang angkut gas dan Aqua galon. Namun, tetap saja bagi Bayern mereka seperti keripik Lays yang gampang diremukkan. Tak main-main, Atletico dibobol sampai empat kali dengan skor 4-0.

Bayern memang agresif banget mainnya. Macam pria-pria lagi malam pertama. Bawaannya buru-buru saja.

Baru beberapa menit mereka sudah mampu menghasilkan tendangan ke mistar dan sebuah tendangan yang diblok Jan Oblak.

Barulah pada menit ke-27, Kingsley Coman yang lolos dari jebakan betmen mampu mencetak gol dan memperdayai Oblak.

Menjelang akhir babak pertama, giliran Leon Goretzka yang mampu mencetak gol menggandakan keunggulan Bayern. Tendangannya cukup telak, setelak kekalahan Liverpool dan Manchester United belum lama ini.

Di babak kedua, Corentin Tolisso membuat gol spektakuler dengan melakukan tendangan Anyer-Panarukan. Sebuah tendangan jarak jauh yang sudah pasti sulit dicegah Oblak.

Oblak yang punya tangan panjang saja susah menggapainya. Mungkin hanya tukang parkir Alfamidi yang bisa menyaingi tangan Oblak. Lambaian tangannya bisa membuat mobil berhenti dan mendapatkan uang.

Unggul 3-0 rasanya belum afdhal. Padahal Tuhan sukanya yang ganjil-ganjil. Namun Bayern malah bikin genap.

Coman lagi-lagi berulah. Kali ini dia membuat bek Felipe patah pinggang dengan menggoceknya sebelum menjebol gawang Oblak.

Kemenangan ini jelas membuat pelatih Hansi Flick puas banget. Ya siapa tahu saja, pernah membantai Barcelona 8-2, lalu lawan Atletico minta lebih.

“Permainan kami bagus malam ini,” kata Flick kepada wartawan usai pertandingan yang dikutip Reuters yang dikutip lagi dari Republika.

“Itu tugas yang berat, tetapi kami menguasainya. Efisiensi kami bagus hari ini dan saya sangat puas. Sangat penting untuk memenangkan pertandingan pertama.”

Sedangkan Diego Simeone, mengakui kekalahan ini. Terang saja, skor 4-0 masak masih enggak mau ngaku juga. Kebangetan banget.

“Saya tidak tahu apakah kami terlalu banyak melakukan kesalahan atau mereka memang sungguh hebat,” ujarnya disalin dari Okezone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here