Bayern Muenchen kebiasaan membantai lawan-lawannya di Bundesliga, bahkan sampai di Liga Champions. Namun kali ini, gantian mereka yang dibantai. Biarin. Biar sekali-sekali merasakan nikmatnya dibantai. Rasakan itu, Ferguso…

Bayern mengalami kenyataan pahit yang jarang banget mereka rasakan. Yakni dibantai 1-5 oleh tim papan tengah, Eintracht Frankfurt. Kalau lawannya Barcelona atau Real Madrid masih mending. Lha ini Frankfurt. Rasanya macam nikahi anak perawan, sekali seumur hidup.

Memang sih, Bayern ini bermain dengan 10 orang saat pertandingan baru berjalan sembilan menitan. Jerome Boateng adalah pelaku kekalahan ini setelah menerima kartu merah langsung dengan menjegal Goncalo Paciencia.

Dari situlah, musibah sekaligus bencana banjir bandang ke gawang Bayern terjadi. Menghabiskan banyak korban.

Frankfurt dengan enak dan mudahnya membuat gol. Manuel Neuer sudah seperti kiper timnas Indonesia yang gampang dibobol.

Mulai dari Filip Kostic, Djibril Sow, David Abraham, Martin Hinteregger, dan Paciencia, secara bergiliran menghabisi Bayern. Bak.. buk.. bak.. buk.. ohh.. crottt…

Bayern cuma bisa membalasnya sekali saja lewat Robert Lewandowski. Itu juga saat kedudukan sudah 2-0. Buat mengejarnya sulit dengan menggunakan 10 pemain saja.

Melihat perundungan ini, pelatih Niko Kovac makin didesak untuk mengundurkan diri. Atau Bayern diminta segera mem-PHK Kovac secara sepihac.

Namun, Kovac mengaku masih tetap melanjutkan perjuangannya di Bayern. Meski dia juga tidak tahu soal masa depannya di klub tajir mampus tersebut.

“Saya tidak menyerah musim lalu dan saya juga tidak akan menyerah sekarang. Ketika itu berkaitan dengan situasi semacam itu, Anda tak bisa beristirahat,” tegas Kovac

Main photo: Futbal_Pundit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here