Tur Juventus ke Korea Selatan di musim panas lalu menyisakan sedikit kekecewaan bagi para penggemar Cristiano Ronaldo. Penggemar Ronaldo batal menyaksikan langsung sesosok mutan sepak bola karena Ronaldo tidak dimainkan di pertandingan persahabatan tersebut.

Tidak semua orang memang bisa mendapatkan kesempatan untuk menonton langsung mega super cyborg mutan Ronaldo di atas lapangan. Apalagi untuk para penggemar dari Asia.

Jelas saja saat Juventus datang ke Korea untuk tur pra-musim, begitu banyak penggemar di sana yang berbondong-bondong membeli tiket demi menonton idolanya. Kapan lagi ya kan menyaksikan langsung kehebatan CR7.

Tapi alih-alih menyaksikan cyborg, para penggemar dipastikan hanya melihat manusia-manusia normal lainnya saja bermain sepak bola. Sebab Ronaldo tidak dimainkan sama sekali di laga antara Juventus kontra K-League All-Star tersebut.

Padahal pihak penyelenggara yang diketahui bernama Fasta menjanjikan bahwa Ronaldo bermain setidaknya selama 45 menit.

Hal tersebut merupakan bagian dari sarana promosi mereka alias salah satu janji seperti di iklan. Tidak bermainnya Ronaldo sendiri jelas membuat banyak penggemar akhirnya kecewa.

Beberapa suporter lantas meneruskan kekecewaan mereka lewat jalur hukum. Untung saja kejadian macam itu bukan terjadi di negara berflower +62. Kita tahu sendiri di sini sudah beberapa kasus konser yang batal menyajikan bintang tamu, yang akhirnya tadinya hura-hura, malah jadi huru-hara.

Gugatan hukum atas pertanggung jawaban pihak penyelenggara yang diajukan dua suporter itu sendiri akhirnya berhasil dimenangkan.

Pengadilan memerintahkan agar Fasta membayar 371 ribu won (sekitar Rp 4,2 juta) kepada dua orang suporter. Jumlah itu termasuk 300 ribu won (sekitar Rp 3,4 juta) biaya kerugian atas “derita psikis” suporter akibat Ronaldo tak main.

“Fasta sudah menyesatkan dan menggunakan suporter Cristiano Ronaldo untuk keuntungan mereka sendiri,” kata pengacara kedua suporter, Kim Min-ki seperti dikutip dari Detik.

“Buat para penggemar Ronaldo, ini setara dengan kehilangan pemain yang sudah mereka kagumi dan dukung sepanjang hidup,” ucapnya menambahkan.

Kim juga mengatakan kepada Reuters bahwa dirinya juga mewakili 87 penggugat dalam kasus gugatan hukum lain terkait masalah itu.

Disebutkan lebih lanjut, tiket pertandingan Juventus lawan K-League all-star saat itu laris manis dalam waktu kurang dari tiga menit. Promosi laga tersebut juga banyak terpusat pada sosok Ronaldo.

https://twitter.com/brfootball/status/1225006923201810434?s=20

Main photo:  @32red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here