Istanbul Basaksehir meraih kemenangan pertamanya di ajang Liga Champions usai mengalahkan tim papan tengah agak ke bawah Liga Inggris, siapa lagi kalau bukan Manchester United. Basaksehir sukses menggasak tamunya itu dengan skor 2-1.

Tentu saja ini akan jadi kesombongan utama Basaksehir yang katanya tergabung dalam grup neraka. Bersama Leipzig, PSG, dan MU, mereka justru sukses meraih tiga poin di grup itu. Padahal status mereka adalah tim anak bawang yang bau kencur.

Jika kemenangan ini membuat Basaksehir jadi sombong, dan memang diperbolehkan untuk sombong kalau menang, tidak bagi Emyu. Tim asal Manchester itu jadi bahan bully di media sosial.

Semula berawal dari admin Manchester United Indonesia yang mencuit “Gini doang nih grup neraka?”. Saat itu memang MU habis membantai PSG dan Leipzig. Ya namanya menang boleh sombong, itulah rumus utama.

Sayangnya, ketika mengalami kekalahan maka siap-siap kesombongan itu berbalik. Hasil screenshot sudah pasti tak akan lekang oleh waktu alias timeless. Tiap MU kalah di grup UCL, pasti bakal dikeluarin terus ini hasil screenshot sampai 10 tahun ke depan.

https://twitter.com/MelodyUnited/status/1324124189071085568

Menghadapi Basaksehir dengan menggunakan kostum belang-belang mirip kue marmer, MU memang tertinggal 0-2 di babak pertama. Bek-bek MU kembali menunjukkan stand up comedy tingkat tinggi.

Baru berjalan 13 menit, Demba Ba tahu-tahu bisa lolos begitu saja berlari sendirian dari tengah lapangan. Ini bek-beknya pada ke mana, Ba bisa sendirian gitu di tengah lapangan begitu.

Mungkin MU keasyikan menyerang di lautan sampai lupa daratan. Aksi sapuan sekaligus umpan panjang Edin Visca langsung mengarah ke Demba yang tak terkawal.

Itu mau sekencang Usain Bolt juga pasti sulit mengejar Demba yang sudah jauh beberapa langkah dari garis pertahanan MU. Akibatnya, gol dengan mudah diciptakan Demba yang tinggal berhadapan dengan Dean Henderson.

Aksi lawak tak berhenti sampai di situ. Pada menit ke-40, Harry Maguire dkk kembali mempertontonkan jokes-nya. Jokes-nya ini jokes bapak-bapak di grup WA yang sebenarnya lucu tapi ngeselin.

Tiga pemain MU, Maguire, Axel Tuanzebe, dan Juan Mata malah sibuk mengumpul di satu tempat. Mungkin karena sudah dikasih shareloc oleh pemain Basaksehir, Deniz Turuc dan Demba, jadinya pemain MU pada ke sana. Padahal tipu.

Turuc memberikan operan kepada Demba yang melakukan gerak tipuan. Tertipulah itu Maguire dan Tuanzebe, bola lalu mengarah ke Visca yang berdiri bebas. Dengan mantap Visca menembaknya sekuat tenaga ke gawang Henderson.

https://twitter.com/baawsq/status/1324128415935389698

Dua aksi ini ramai dibicarakan netizen. Mempertanyakan ulah bek-bek MU ini pada ngapain, sampai berkumpul seperti itu dalam satu tempat. Padahal sudah jelas dilarang oleh pemerintah banyak-banyak berkumpul. Harus social distancing.

MU sempat memperkecil ketinggalan lewat tandukan Anthony Martial tak lama sebelum babak pertama berakhir. Namun, usaha itu tetap membuat nyawa MU tak tertolong dari amukan massa Manchester.

Jangankan warga Manchester, pelatih Ole Gunnar Solksjaer saja sampai kesal sendiri. Dia ogah membela anak-anak asuhannya.

“Penampilan tidak cukup baik melawan tim yang bekerja keras, berlari dan memukul kami beberapa kali. Untuk gol pertama, kami memainkan sepak pojok dengan operan pendek dan melupakan pemain di atas (Ba). Itu tidak bisa dimaafkan,” kata Solskjaer, dikutip Okezone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here