Kerap kali ketika menonton sepak bola, kita melihat adanya ‘bercak’ basah di dada beberapa pemain. Jelas bukan keringat sebab bercak basah tersebut terlihat sedikit kental dan berbekas di bagian dada si pemain sepanjang permainan.

Noda-noda basah di dada seperti itu juga bisa kita jumpai apabila sedang melihat video-video postingan di akun Twitter Siskae E-nya Tiga yang kini sudah memiliki backup­ akun.

Bukan hanya di dada, kalau di video Siskae E-nya Tiga bahkan sampai ke muka-muka. Kalau itu sih sudah pasti cairan yang berbeda. Kalau dilihat-lihat sepertinya sih susu kental manis atau paling-paling vla yang tumpah-tumpah saat sedang memakan puding. Atau bisa juga ingus.

Seperti yang telah disebutkan, benda tersebut bukanlah keringat atau ingus dari hidung para pemain, melainkan perlengkapan penunjang sang pemain.

Benda tersebut merupakan balsam yang sengaja dioleskan di bagian dada. Patrick Vieira diketahui sebagai pemain yang mempopulerkan penggunaan benda yang diketahui bernama Vicks VapoRub tersebut.

VapoRub sejatinya merupakan sejenis balsam yang digunakan untuk mengurangi gejala flu dan pilek. Benda tersebut dioleskan pada bagian tertentu agar uapnya bisa dihirup dan melegakan pernapasan.

https://twitter.com/GRMDAILY/status/1025101807708774400

Balsam tersebut hanya bisa digunakan di bagian kulit saja. Jadi jangan sekali-kali coba menelannya apalagi mengoleskannya di bola mata. Dijamin joss sekali rasanya.

Ashley Cole, seperti dikutip dari The Guardian, sempat merasakan Vicks mengenai matanya. “Vicks (VapoRub) Patrick Vieira sempat mengenai mata saya dan rasanya seperti neraka.”

Seperti dikutip dari Telegraph, juru bicara Arsenal mengatakan bahwa “Itu (VapoRub) membantu pernapasan saat bermain”.

Kelancaran pernapasan memang menjadi hal esensial bagi seorang pemain sepak bola. Sulit rasanya untuk berlari ketika hidung sedang mampet sehingga mengganggu pernapasan. Apalagi kalau ingusnya sampai meler-meler. Membuat lawan juga jadi segan.

Sebelum Vieira, legenda Liverpool Robbie Fowler juga sempat menggunakan benda untuk memperlancar pernapasan. Bedarnya, Fowler mengenakan semaca plester yang ditempelkan di bagian hidungnya.

Kalau waktu kecil dulu sering juga kita kenakan Hansplast untuk gaya-gayaan agar terlihat seperti habis baku hantam. Pada saat ini beberapa pemain juga menggunakan balsam tersebut di dada mereka, salah satunya adalah gelandang Arsenal, Granit Xhaka.

Pada beberapa forum di internet, balsam tersebut dikatakan memiliki banyak khasiat lainnya seperti menghilangkan jamur di kuku atau membantu artis sinetron untuk menangis.

Jadi sekali lagi, basah-basah di dada itu bukan lah keringat. Kadang kita berpikir super sekali itu keringatnya. Malah cenderung jijik. Tapi ternyata basah-basah itu merupakan sebuah olesan balsam.

Source: Bola.net
Source: Daily Express
Source: Pinterest

Main photo: m.scoopersnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here