PSG ini baru menang lawan Barcelona 4-1 saja sudah kelewat girang. Padahal Liga Champions belum selesai, musim ini juga apalagi, sudah pasti belum selesai.

Baru saja mereka membantai Barca dan menuai banyak pujian, PSG langsung keok 0-2 di tangan Monaco. Padahal, menang 4-1 lawan Barcelona itu bukan hal spesial.

Juventus, Roma, sampai Bayern Muenchen pernah melakukannya. Bahkan Bayern yang menang sampai 8-2 saja juga biasa saja. Tidak girang-girang amat. Mereka baru girang setelah juara Champions.

Lha ini, PSG baru menang segitu sudah lupa daratan. Kapal miring, kapten!

Ketika kembali ke Ligue 1, bukannya memanfaatkan momentum itu jadi kemenangan, malah dibantai. Dibantainya sama pesaing sendiri, Monaco, sampai patah pinggang.

Untung saja, kekalahan ini tidak membuat posisi mereka turun dari peringkat tiga. Namun tetap saja, jalan semakin sulit karena Lille semakin menjauhkan diri usai menang 4-1 atas Lorient.

Bermain di kandang sendiri, PSG sudah kebobolan saat laga baru berjalan enam menit. Sofiane Diop yang bukan saudaranya Adhitia Sofyan, menyambut baik umpan Ruben Aguilar melalui sundulan kepala atasnya.

Di babak kedua, Gullermo Maripan kali ini yang memperdaya Keylor Navas. Maripan tanpa Zuzuzu itu sukses memberikan tendangan placing yang lembut dan soft banget macam kue bolu susu Lembang.

Skor 2-0 buat keunggulan Monaco bertahan sampai peluit akhir ditiup mulut penuh ludah sang wasit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here