Barcelona kembali ke jalur “gagal meraih kemenangan” setelah ditahan imbang 2-2 oleh Valencia. Baru saja dipuji telah memenangi beberapa laga terakhir, eh sudah kambuh lagi.

Pasukan Ronald Koeman itu diyakini sudah sembuh dari penyakit mental akibat kekalahan 2-8 dari Bayern Muenchen musim lalu. Ternyata masih agak kambuhan sedikit.

Memang namanya rasa trauma itu suka menyisakan bekas cukup dalam. Walau cuma sedikit, tapi ada guratan-guratan yang beredar di pikiran para pemain Barcelona.

Main di Camp Nou, Barca ketinggalan duluan lewat gol sundulan Mouctar Diakhaby. Bisa-bisanya itu Diakhaby menyundul bola tanpa pengawalan polisi. Mungkin polisi ini lagi sibuk dengan kasusnya melawan FPI.

Valencia nyaris saja menggandakan keunggulan andai sundulan Maximiliano Gomez tak dimentahkan Marc-Andre ter Stegen.

https://twitter.com/samhottietoes/status/1340347495952633858

Barca baru bisa menyamakan kedudukan setelah mendapat voucher penalti dari wasit. Jose Gaya dianggap mendorong Antoine Griezmann di kotak terlarang. Bahkan Gaya sempat panik saat dikasih kartu merah.

Untung saja dia tak kebanyakan gaya. Dia sabar menanti keputusan wasit melihat VAR hingga akhirnya keputusan kartu merah dianulir dan hanya diberikan kartu kuning.

Lionel Messi sudah dikasih voucher enak banget malah disia-siakan. Bola tendangannya ditepis Jaume. Untung saja bola masih dikuasai pemain Barca dan Messi mendapat bola di udara untuk disundul ke gawang kemudian.

Barca lalu membalikkan kedudukan di babak kedua lewat gol tendangan takraw berbentuk gunting dari Ronald Araujo. Sudah cukup keren itu gol dan aksinya. Cuma sayang Barca kebobolan tak lama setelahnya.

Sentuhan ujung sepatu Maxi Gomez yang lemah lembut bersarang di gawang Ter Stegen dan menjadikan kedudukan imbang 2-2.

“Ini pertandingan yang sulit. Kami berhasil mengembalikan skor, tetapi kami butuh lebih banyak konsentrasi. Kami punya banyak peluang tapi tidak fokus dalam momen-momen penting,” ujar Koeman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here