Inter Milan memberikan sambutan yang kurang ramah kepada Lecce yang baru kembali ke Serie A. Bertanding di Guiseppe Meazza, Inter menang besar dengan skor 4-0 atas tamunya.

Padahal Lecce baru saja kembali ke Serie A setelah sekian lama. Tapi Inter ini yang berstatus sebagai satu-satunya senior yang tak pernah turun kasta, malah memberikan sambutan yang tidak ada ramah-ramahnya kepada Lecce. Kalau nanti Lecce ngambek dan tidak mau bermain lagi di Serie A, bisa repot jadinya.

Sementara itu kemenangan ini jadi awal yang bagus bagi Inter untuk memulai musim mereka. Kemenangan dengan empat gol tanpa balas membuat mereka kini memuncaki klasemen sementara Serie A.

Mumpung sedang berada di puncak, lebih baik dipuas-puaskan sombongnya. Beli jagung bakar, cari ubi cilembu, dan hal-hal lainnya. Jarang-jarang soalnya bisa berada di puncak. Dalam beberapa tahun terakhir, Juventus terus soalnya yang kedinginan sendiri di puncak

Pada laga itu, Antonio Conte memasang duet Lautaro Martinez dan pemain anyar mereka Romelu Lukaku, di lini depan. Sejumlah serangan langsung dilancarkan Inter sejak menit awal.

Alhasil gol pembuka tercipta di menit ke-21. Mendapat bola di depan kotak penalti, Marcelo Brozovic melepaskan tendangan kotak+R2 alias placing yang benar-benar ke ujung gawang.

Kiper yang melompat pun terlihat sia-sia sebab bola benar-benar mengarah ke ujung. Kecuali kiper punya tangan sepanjang dua meter, mungkin bola bisa ditepis.

Hanya tiga menit berselang, Stefano Sensi menggandakan keunggulan Inter melalui aksi solonya. Meliuk-liuk melewati lini bertahan Lecce, Sensi yang orangnya entah sensian atau tidak langsung melepaskan tendangan datar ke ujung gawang.

Pada babak kedua, Lukaku tak mau ketinggalan dengan mencetak gol di laga debutnya. Mendapat bola muntahan di depan gawang hasil tendangan Martinez, Lukaku dengan mudah langsung mencetak gol gampang yang kalau tidak gol kebangetan namanya. Sebuah gol yang sangat Lukaku sekali. Khas banget, trademark.

Pesta kemenangan Inter ditutup oleh Antonio Candreva enam menit jelang laga usai. Agak spekulatif juga itu tendangannya.

Berada jauh dari luar kotak penalti, Candreva ini kalau main PS pasti pencet tombol kotaknya lama, yang penting shooting bar-nya penuh. Tahu-tahunya bisa gol. Laga pun berakhir dengan kemenangan 4-0 Inter atas tamunya.

Conte mengatakan bahwa kemenangan ini patut disyukuri, namun mereka juga harus langsung fokus ke laga selanjutnya.

“Ini baru laga pertama, jadi silakan rayakan sampai tengah malam. Tapi, mulai besok kami harus mulai berpikir soal laga selanjutnya menghadapi Cagliari,” ujar Conte seperti dikutip Detik.

“Performa sudah oke dan Anda bisa lihat ide permainan ada di sana. Hasil yang luar biasa. Masih banyak pekerjaan kami, khususnya membenahi aspek mental dan fokus. Meski begitu, saya sangat puas dan senang bekerja dengan para pemain ini.”

Main photo: @inter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here