Barcelona ini benar-benar tak tahu diuntung dan tak tahu terima kasih. Sudah juara La Liga, masih saja membantai tamunya. Yang kesal lagi, mereka membantai Villarreal tanpa amnesti padahal sudah dikasih perayaan Guard of Honour. Terlalu!

Villarreal meski akhirannya “Real” tak mau disamakan dengan Real Madrid. Mereka tak mau kayak Madrid yang ogah kasih ucapan selamat bernama Guard of Honour saat pemain Barcelona masuk stadion. Apresiasi dari “Kapal Selam Kuning” untuk Barca yang sudah menjuarai liga.

Barca ternyata tak tahu balas budi. Mereka tak mampu menahan nafsu bejatnya usai melihat Villarreal tersingkap roknya. Villarreal pun tak kuasa dijadikan pelampiasan nafsunya dengan skor 5-1. Di-gangbang dengan sukses.

Villarreal dibobol gawangnya secara bergiliran oleh para pemain Barcelona. Ousmane Dembele bahkan sampai dua kali melakukannya.

Phillipe Coutinho mengawali pesta liar tersebut saat laga baru berjalan 11 menitan. Diawali tendangan Dembele yang kurang bisa ditepis sempurna oleh Sergio Asenjo, Coutinho langsung menyambar tanpa ragu-ragu, tanpa bertopang dagu.

Selang lima menitan giliran Paulinho yang membobol gawang Asenjo usai menerima umpan rendang dari Jordi Alba. Paulinho yang tak terkawal Brimob dengan santai mencolek bola dengan kakinya. Situasi kayak gitu, bikin gol pakai leher juga sepertinya bisa.

Di akhir babak pertama, kali ini Lionel Messi sang alien yang melakukannya. Ikut-ikutan saja memang anaknya. Umpan satu dua L1+X dengan Andres Iniesta dilanjutkan dengan L1+Segitiga atau umpan terobosan lambung khas PES.

Para pemain Villarreal cuma asyik melihat umpan tersebut tanpa tahu bahayanya. Messi tiba-tiba sudah di belakang mereka dan mencetak gol. Benar-benar gol hapalan di PES sekali.

Villarreal yang berkostum kuning macam krim sabun colek ekonomi itu memperkecil ketinggalan di babak kedua. Mereka tak mau kelihatan bego-bego amat, makanya bikin gol, biar terkesan ada perlawanan.

Nicola Sansone mencetak gol tak sengaja lewat bahunya yang gemas itu. Tendangan Pablo Fornals tak sengaja menggebok Sansone dengan telak. Tapi ternyata ada hikmah dibalik kesengsaraan itu. Ada gol dibalik pedasnya kena gebok bola.

Mungkin lain kali Villarreal banyak-banyak main gebok ke teman sendiri biar makin banyak bikin gol. Makin pedas, makin asyik.

Sayangnya Barca memang tak punya hati. Mereka ogah kasih gol ke Villarreal barang satu atau dua gol lagi. Malah “Blaugrana” yang tambah dua gol lewat nafsu bejat Dembele.

Golnya mirip dengan golnya Paulinho. Cuma beda orang dan sisi saja. Yang mengumpan adalah Ivan Rakitic, yang menceboknya adalah Dembele. Sangat gampang, anak bayi usia 10 tahun juga bisa melakukannya.

Selang tiga menitan, tepatnya menit ke-90, Dembele tambah satu piring lagi. Dia masih kurang kenyang bikin satu gol doang. Kali ini lewat usaha sendiri yang memanfaatkan umpan Yerry Mina lalu diakhiri dengan tendangan lob pencetan L1+Kotak dengan nikmat.

Benar-benar tak ada ampun. Skor 5-1 terpampang di papan skor, tak peduli ada Guard of Honour di awal laga. Lawan digagahi habis tanpa amnesti.

Ernesto Valverde hingga saat ini tak bisa dihubungi Bolatory untuk menjawab isu kelakukan para pemain Barca yang melampiaskan syahwatnya tanpa ampun.

Main photo: @samutiti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here