Barcelona harus bersusah payah untuk dapat lolos Copa Del Rey ke babak berikutnya. Barca mesti melakoni laga sampai babak perpanjangan untuk bisa menang 2-0 atas tim divisi tiga, Cornella.

Barca nyaris saja bernasib seperti Real Madrid yang disingkirkan tim divisi tiga lainnya sehari sebelum laga ini. Padahal sudah pada ngetawain segala macam, tapi melihat timnya main tadi malam, cukup deg-degan juga.

Jangan sampai mesti ke babak adu penalti dan akhirnya kalah macam Bayern Muenchen. Atau bernasib seperti Madrid yang kebobolan di babak ekstra.

Barca memang tampak kesulitan mencetak gol di waktu normal. Mereka cuma bisa main imbang 0-0 di sebuah stadion yang mirip lapangan sparring Pancoran.

Mungkin pengaruh lapangan juga, Barca jadi kurang serius. Jadi merasa ini seperti laga Fun Football saja. Kalah enggak apa-apa yang penting have fun.

Namun melihat mereka bermain jelas bikin kesal. Bahkan bikin kesal dua coach sekaligus. Yakni coach asli mereka, Ronald Koeman, dan coach yang Anda pasti tahu siapa, yakni Coach Justin.

Coach Justin ini memang anak Barcelona banget. Kalau dibelah dadanya langsung keluar logo Barcelona.

https://twitter.com/goal/status/1352539925099507718

Jadi ceritanya pada waktu normal, Barca berkesempatan menyudahi pertandingan tak perlu sampai babak ekstra. Mereka dapat dua voucher penalti di masing-masing babak. Sungguh nikmat mana yang kamu dustakan.

Yang pertama dilakukan Miralem Pjanic namun dapat ditepis kiper Ramon Juan. Yang kedua disikat oleh Ousmane Dembele dan malah diarahkan ke tengah. Dengan mudah Juan tak perlu bergerak, cukup pakai kakinya saja. Inilah ilmu telekinesis sesungguhnya.

Hal ini yang bikin kedua coach marah.

“Hal terpenting adalah selalu lolos, tapi kami tidak bisa bahagia karena kami telah mencetak gol. Kami gagal dalam dua penalti dan kami harus lebih bertanggung jawab dalam jenis seperti pertandingan ini,” kata Koeman dikutip Detil.

Sedangkan Coach Justin langsung ngetweet dengan ngegas dengan menyerapahi “Pjanic Goblokkkk” sampai K-nya empat kali. Sing sabar ya coach!

Untung saja di babak ekstra Barca bisa menang. Andai kalah, apa tidak heboh ini dunia persepak bolaan.

Dembele sukses membobol gawang Juan dari luar kotak penalti. Kemudian disusul Martin Braithwaite usai menerima umpan asyik dari Pedri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here