Barcelona memang sukses mengalahkan Valencia dengan skor empat dibalas dua dalam lanjutan La Liga. Namun, ada sejumlah catatan yang jadi pekerjaan rumah Luis Enrique. Yakni mengantisipasi bola mati yang jadi kelemahan syahwat Barcelona.

Barca tertinggal lebih dulu lewat gol Eliaquim Mangala yang menerima umpan tendangan pojok Dani Parejo. Mangala yang punya postur tinggi besar dengan mudah mengalahkan Ivan Rakitic dan Sergio Busquets dalam perebutan tahta di udara. Padahal, Rakitic dan Busquets juga lumayan tinggi posturnya.

Barcelona kemudian mampu membalas melalui Luis Suarez yang menerima umpan dari hasil lemparan ke dalamnya Neymar. Neymar biar lengannya kecil tapi boleh juga lemparannya karena berhasil menghujam rumah tangga pertahanan Valencia.

Klub bernuansa merah-biru kayak Spiderman itu kemudian unggul (lagi-lagi) lewat penalti Lionel Messi. Seperti biasa, Suarez yang jago acting langsung terjatuh ketika bajunya ditarik Mangala. Alhasil, Mangala kena kartu merah yang berwarna merah.

Bermain 10 pemain bikin Valencia ngap-ngapan. Meski sempat menyamakan kedudukan 2-2 melalui Munir El Haddadi, tapi langsung dihujani lagi dengan dua gol keji Messi dan Andre Gomes.

Meski menang, ada catatan kaki yang suka ada di karya-karya skripsi dan makalah. Gol Mangala merupakan gol ketiga yang dialami Barca lewat situasi bola mati. Dalam laga sebelumnya, keperawanan “Blaugrana” jebol akibat bola mati atau bahasa kerennya set piece. 

Namun, Enrique rupanya menolak mendapat kritik. Dia langsung kasih jawaban mengelak kayak driver Go-Jek menghindari separator Busway. Dia membantah kalau Barca lagi lemah syahwat jika menghadapi bola mati. Menurutnya itu merupakan sebuah kebetulan.

“Inilah sepak bola, sebuah hal yang dinamis. Anda bisa saja melewati ratusan sepak pojok tanpa kebobolan, tapi kemudian kebobolan tiga kali beruntun. Menurut saya, gol Mangala terjadi karena kehebatannya, bukan karena kesalahan para pemain Barca,” ucap mantannya Roma itu, ngeles.

Mau kebetulan atau tidak, faktanya demikian. Tentu Enrique tak tinggal diam untuk memberesi masalah itu agar tak semakin larut.

Main photo credit: Goal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here