Barcelona menelan kekalahan keempatnya musim ini usai keok di tangan Malaga 0-2. Mereka pun gagal mengejar ketinggalan dari tim yang sedang ada di pucuk, Real Madrid.

Bertandang ke Stadion La Rosaleda, kampungnya Malaga, Barca tampil frustrasi. Seringkali serangannya hanya berupa harapan. Banyak pupus di tengah jalan, macam korban-korban bisnis MLM.

Barca kebobolan pada menit ke-31 setelah Malaga melakukan serangan satu pukulan saja. Bek kiri Juan Carlos entah gimana mampu melepaskan umpan LDR yang dimanfaatkan dengan baik oleh Sandro Ramirez.

Sandro pun berlari sekencang-kencangnya, kayak lagi mengejar kereta di Stasiun Manggarai. Jeremy Mathieu yang larinya tak kencang-kencang amat tampak kewalahan mengejarnya. Sandro kemudian menyelesaikan peluang emas bercampur tahta kerajaan itu dengan baik, tenang, dan penuh keadilan.

Gol tersebut sempat menuai protes dari kubu Barca. Seperti biasa, Barca memang suka gitu orangnya. Mereka protes kalau Sandro berada dalam posisi offside. Tapi dalam tayangan lambat, bukan sebuah offside.

Serangan tujuh hari tujuh malam lantas dilancarkan Barca untuk membuat gol. Sayang, serangannya selalu pupus. Malaga malah beberapa kali menciptakan peluang dari serangan balik.

Satu gol lagi tercipta pada ujung pertandingan, serangan balik mampu dimanfaatkan tiga pemain Malaga. Gol akhirnya dilesakkan pemuda bernama Jony, yang namanya lebih cocok jadi pemain sinetron.

Melihat kekalahan ini, pelatih Barcelona, Luis Enrique, sangat kesal dengan beberapa keputusan wasit. Katanya, Barcelona harusnya mendapat beberapa penalti.

Dia juga melontarkan kritikan tanpa solusi mengenai hukuman kartu merah yang diterima Neymar. Padahal, dalam tayangan ulang terlihat jelas pelanggaran yang dilakukan pemain tengil tersebut.

Neymar harusnya bersyukur karena mendapat kartu berwarna merah. Coba kalau wasit mengeluarkan surat berwarna pink, alias surat tilang, dia harus bayar denda lewat Bank BRI. Belum lagi kalau disuruh

Hasil gambar untuk malaga barcelona
Ini dia momen Neymar mendapatkan hadiah kartu berwarna merah. (Source: Goal)

Namun, yang dipermasalahkan Enrique adalah ketidakadilan dari sang wasit. Dia merasa kalau wasit tidak adil dalam memberikan pelanggaran dan mengeluarkan kartu buat timnya.

“Saya yakin seharusnya dapat penalti dari pelanggaran yang dilakukan kepada Roberto. Saya tidak tahu bagaimana dia tak melihat, sangat aneh. Begitu juga kartu merah kepada Neymar. Pemain kami langsung mendapat kartu ketika melanggar, sementara saat pemain Malaga melanggar tak pernah ada respon,” kata Enrique, dikutip dari Bola.

Yang bikin tambah bete lagi, Enrique mencoba meminta penjelasan dari yang berwajib seusai pertandingan. Tapi, dia tak mendapat jawaban yang memuaskan. Mungkin besok-besok Enrique bisa tanya ke mbah Goggle saja biar dapat jawaban memuaskan.

“Dia selalu bilang tak tahu. Tidak ada jawaban. Itulah yang membuat saya tak puas,” ucap mantan kenangannya Roma itu.

Main photo credit: Barca Blaugranes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here