Barcelona nyaris saja mengalami kekalahan pertama musim ini di La Liga andai Ernesto Valverde tak bereaksi cepat. Tim yang menyulitkan mereka sepanjang babak pertama itu adalah Getafe.

Ya, Getafe mampu memberikan perlawanan di babak pertama memanfaatkan keletihan para pemain Barca yang baru kembali usai membantai Juventus di Liga Champions. Mereka mencetak gol lebih dulu pada menit ke-39 lewat gol indah Gaku Shibasaki.

Pemuda asal Jepang tapi enggak terkenal itu membuat gol manis cantik setelah mendapat umpan sundulan dari rekannya yang juga tak terkenal, Markel Bergara. Melihat bola enak, Gaku tanpa Son itu langsung melepaskan tendangan melengkung tanpa amnesti dan bikin penonton berkata “anjay!”.

Tapi sayang, mereka bagusnya di babak pertama doang. Mungkin lupa kalau sepak bola itu dimainkan dua babak. Di sinilah Valverde berperan, mengubah semuanya.

Melihat betapa anak asuhannya ini seperti tempe mendoan yang sudah rada lama, lembek kurang-kurang sedap gimana gitu, maka dia langsung memasukkan Denis Suarez dan Paulinho.

Ternyata hasilnya sangat memuaskan. Keduanya jadi pahlawan kemenangan “Blaugrana“. Pemain pengganti juga tak boleh disepelekan. Kalau mereka tak ada, nanti starternya tak punya pemain yang menggantikan kalau ada yang mengalami cedera.

Suarez membobol gawang Getafe yang dikawal kiper bersarung tangan dengan tenang. Usai menerima umpan pendek Sergi Roberto, Suarez menendangnya dengan penuh keteguhan hati dan akhirnya gol.

 

https://twitter.com/TrollFootball/status/909087644625326080

 

Pada menit ke-84-an, barulah Paulinho menjadi pahlawan sesungguhnya. Sekaligus menyumpal mulut para warganet yang sempat menyepelekannya saat datang ke Barcelona. Enaknya disumpal pakai kue cucur biar gelagapan.

Setelah menerima umpan cukup asyik dari Lionel Messi, Paulinho merangsek ke pertahanan Getafe. Meski sudah diganggu-ganggu lewat body contact, tetap tak mempan karena tubuh Paulinho sekeras beton penyangga MRT Lebak Bulus.

Dia akhirnya mengakhirinya dengan sebuah tendangan yang menggunakan kaki, bukan tangan. Membuat kiper Getafe lagi-lagi hanya bergerak formalitas saja.

Jelas kemenangan ini disyukuri Valverde. Dia mengaku kesulitan di awal-awal pertandingan. Pelatih yang suka pakai kemeja itu juga mengeluhkan lapangan yang kering sehingga menyulitkan pemainnya untuk bermain bola.

Padahal, pemain Getafe juga merasakan lapangan yang sama. Mungkin karena tuan rumah, mereka sudah biasa. Namanya juga rumah sendiri.

“Ini adalah pertandingan yang sulit dan ini harganya mahal, melawan rival yang menekan tinggi melawan kami. Lapangannya juga tak membantu karena kering sehingga bola tak melaju dengan jauh, tapi akhirnya kami bangkit dan bereaksi,” tutur Valverde.

Dengan hasil ini, Barca masih mantap kokoh di puncak, menyapu bersih empat pertandingan awal dengan kemenangan. Cuma sayang, mereka akhirnya kebobolan juga. Ya wajar saja, masak mau cleansheet terus selama 38 pertandingan. Gila kali…

Main photo: @aftgomes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here