Barcelona gagal mengangkat trofi pertamanya musim ini usai di-kombek asyik-asyik sedap oleh Athletic Bilbao. Barca sempat unggul 2-1, tapi Bilbao sukses membalikkan skor jadi 3-2 untuk keunggulan Bilbao. Bilbao pun menjuarai Piala Super Spanyol.

Yang menarik dari laga ini tentu saja Lionel Messi yang banting setir jadi atlet UFC. Pada menit terakhir babak perpanjangan waktu, Messi tampak mengeplak kepala Asier Villalibre.

Bahkan bukan mengeplak lagi, tapi sudah memukul jatuhnya. Untung saja tidak sampai mengeluarkan jurus Kane yakni Chokeslam. Bayangkan lagi di lapangan tahu-tahu terdengar suara backsound lagu opening-nya Kane atau Undertaker.

Messi memang dihadang jalur larinya oleh Villalibre. Merasa bagaikan dihadang warga setempat, Messi lalu ngamuk dan memukul Villalibre. Sebuah hal yang tak perlu dilakukan.

Setelah melihat VAR, wasit langsung memberikannya kartu merah. Wajar banget Messi dapat kartu merah setelah tertangkap basah.

Yang bikin sedih, itulah kartu merah pertama Messi dalam kariernya. Kartu merah pertama yang dia terima ternyata terjadi pada laga penting seperti final Piala Super Spanyol. Kalah pula.

Memang jelas bahwa Messi ini frustrasi. Sudah gaji dipotong, kesal sama manajemen, teman-teman seangkatannya juga sudah pada enggak ada. Kalau di Indonesia, usia 33 tahun biasanya pada lingkungan pertemanan sudah pada married dan posting foto anak. Nah Messi ibaratnya masih jadi pengangguran yang hobi main Mobile Legend di warkop.

“Saya tidak yakin kita perlu menyebutnya kontroversial. Semua kesebelasan melakukan pelanggaran, dan kami memang melakukannya. Saya menghalanginya dengan badan agar tidak bisa merangsek ke depan. Dia marah dan memukul wajah saya. Itu jelas kekerasan,” tutur Asier Villalibre.

Pernyataan pemain berusia 20 tahun itu diperkuat oleh laporan dari wasit Jesus Gil Manzano. Dalam laporannya, sang pengadil mendakwa Lionel Messi memukul lawan dengan menggunakan kekuatan penuh saat permainan masih berlangsung.

“Dengan kekuatan penuh”, ini kebayang betapa kesal dan frustrasinya Messi. Makanya, Villalibre bersyukur tidak sampai di-smack ala Kane atau The Rock.

https://twitter.com/Bolatory_ID/status/1351043676676489216

Messi memang sudah pasti frustrasi. Bagaimana tidak, wong timnya sudah unggul dua kali lewat Antoine Griezmann.

Griezmann membawa Barca unggul pada menit ke-40 lewat sepakan Griezmann yang bikin kiper Unai Simon terbengong-bengong. Kesurupan jurus telekinesis Samir Handanovic.

Namun hanya dua menit berselang, Oscar de Marcos mampu menyamakan kedudukan setelah mendapat umpan silang lembut dari Inaki Williams.

Pada menit ke-76, Griezmann kembali bawa Barca unggul lewat sontekannya memanfaatkan umpan silang mendatar dari Jordi Alba yang bukan saudaranya Jessica Alba.

Sayangnya, pada menit-menit akhir pertandingan Villalibre kembali membuat Bilbao menyamakan skor memanfaatkan tendangan bebas rekannya sendiri.

Skor seri berlanjut ke perpanjangan waktu. Baru mulai beberapa menit, Inaki Williams mencetak gol indah dengan melepaskan tendangan melengkung pencetan R2+Kotak yang tak bisa dijangkau Marc Andre Ter Stegen.

Dari situ Bilbao bertahan total sampai bikin Messi frustrasi dan mengeluarkan potensi terpendamnya, menjadi atlet UFC.

“Saya memahami apa yang [Messi] lakukan [di kartu merah itu],” kata Ronald Koeman dikutip dari Marca, disalin dari Bolanet.

“Saya tidak tahu berapa banyak pelanggaran yang mereka lakukan pada dia. Dia mencoba menggiring bola dan selalu tidak bisa.”

“Apakah saya memaafkan dia? Saya harus lebih dahulu melihat insidennya,” sambungnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here