Real Madrid sukses memenangkan partai El Clasico yang sudah tidak klasik lagi saat ini. Mereka berhasil mengalahkan Barcelona dengan skor tipis 2-1, di Camp Nou alias markasnya Barcelona.

Seperti biasa, namanya El Clasico penuh gengsi. Kalau tidak gengsi, pasti tidak ada yang nonton. Baru mulai saja sudah ada kontroversi saat Vinicius Junior dijatuhkan oleh bek Barcelona. Namun wasit ogah lihat VAR meski jelas Vini dilanggar.

Tak lama kemudian Barca mendapat peluang empuk. Benar-benar empuk karena sudah cukup lama diungkep. Sergino Dest yang sudah di depan gawang malah menendang bola ke arah langit. Mungkin ingin meminta hujan dengan petir agar bisa menangis tanpa terlihat.

Sebaliknya, Madrid sukses mendapat keadilan setelah serangan balik bisa diakhir dengan tendangan kaki kiri mantap jiwa dari David Alaba. Tendangan kaki kirinya itu mengarah ke tiang jauh gawang kiper Barca yang tidak lagi dikawal Vitor Baia.

Di babak kedua sampai di penghujung laga hampir tak ada gol tercipta. Eh ternyata ada. Pada menit ke-92, serangan balik dari Madrid bikin Marco Asensio lari kencang tak terkejar. Dia menendang dan dapat ditepis Marc Andre ter Stegen.

Namun ternyata, Eric Garcia kurang sigap dalam mengantisipasi bola liar tersebut. Dia kalah cepat dengan sledingan Vazquez yang lebih dulu masuk kakinya. Bola pun tertendang dan masuk ke gawang.

Barca cuma bisa memperkecil ketinggalan jadi 1-2 pada menit ke-97 lewat sontekan Kun Aguero. Sudah telat banget. Percuma. Kalau main sampai menit ke-245 mungkin bisa comeback.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here