Publik sepakbola seantero dunia kembali dihebohkan oleh para Pemain Barcelona yang dituding melakukan aksi boikot pada penganugerahan FIFA Best Award di Zurich. Meski tak sebesar boikot terhadap Sari Roti, namun aksi mereka banyak mengecewakan orang.

Hal ini bermula saat Lionel Messi, Luis Suarez, Neymar, dan Gerard Pique yang masuk nominasi ternyata memutuskan untuk tidak datang ke acara tersebut. The Best Awards adalah penghargaan baru ala FIFA setelah bercerai dengan Ballon d’Or-nya Prancis.

Pihak “Blaugrana” kemudian beralasan bahwa keempat pemain itu harus menyiapkan diri menghadapi Athletic Bilbao di ajang Copa del Rey, Rabu (11/1), waktu sana. Mereka diwakili oleh anggota direksi yang namanya belum tentu kita kenali, Jordi Mestre, Silvio Elias, Oscar Grau, Albert Soler, Robert Fernandez, dan Raul Sanllehi.

“Saya harus meminta maaf untuk absennya kami di acara itu. Kami harus menghadapi laga penting di Copa del Rey dan perlu melakukan persiapan untuk laga itu,” ujar sang kapten, Andres Iniesta, dilansir Marca.

Alasan tersebut memang cukup masuk akal mengingat anak asuhan Luis Enrique itu tertinggal 1-2 di leg pertama. Namun yang jadi masalah, ini sudah yang kedua kalinya para pemain Barcelona tak menghadiri acara penghargaan. Kalau kata Syahrini, kelihatannya memang ada ‘sesuatu’.

Kata maaf sepertinya hanya formalitas saja. Hal yang sama ketika seorang cowok ketahuan bohong, mengaku kerja padahal main ke warnet, kemudian minta maaf ala kadarnya agar ceweknya tidak ‘ngambek’.

Pada Oktober lalu, Messi dan kawan-kawan juga tidak menghadiri acara penghargaan pemain terbaik La Liga musim 2015/16. Saat itu, Atletico Madrid memang mendominasi penghargaan tersebut, tetapi Suarez dan Messi turut menerima penghargaan tersebut sebagai pemain asing terbaik dan striker terbaik.

Bukan karena pesawatnya gagal terbang karena pilotnya mabuk seperti yang dialami penumpang Citilink, tetapi memang sepertinya pemain Barca berniat untuk melakukan aksi boikot.

Selidik punya selidik, kalau katanya Dailymail, para pemain Barca rupanya kecewa karena Enrique tidak masuk dalam nominasi pelatih terbaik. Padahal, mantan pelatih Roma itu sukses meraih gelar La Liga musim lalu.

Penghargaan milik Messi dan Suarez pun diwakilkan kepada brand ambassador Carlos Rexach, pihak Barca yang satu-satunya datang ke acara tersebut.

Image result for Carles Rexach La Liga award
Carles Rexach mewakili Messi dan Suarez di ajang penghargaan La Liga. (Twitter: @LaLigaEN)

Itulah mengapa, banyak pihak yang menuding para pemain Barca ini ngambek kaya bocah yang tidak dibelikan kartu Boboi Boy. Banyak pihak yang merasa sedih dan kecewa atas absennya Messi dan kawan-kawan di acara FIFA tersebut. Mungkin mereka sedih karena tidak bisa melihat rambut pirang Messi yang seperti mentega cair itu.

Ada kemungkinan pihak Barcelona pesimis perwakilannya itu memenangkan penghargaan. Itulah kenapa, mereka bisa jadi lebih memilih beres-beres menghadapi Athletic Bilbao.

“Barcelona sungguh salah tidak mengirimkan pemain mereka. Saya tahu bahwa mereka punya masalah dengan FIFA pada masa lalu tapi mereka harus pahami bahwa FIFA sudah berubah,” ujar Michel Salgado, yang tak mau memberitahu lebih lanjut apa masalahnya.

Roberto Carlos, pemain yang punya speed dan tendangan keras di Winning Eleven itu pun menambahkan, “Saya sedih dan kecewa melihat Messi dan teman-temannya tidak datang. Bagaimanapun ini adalah acara FIFA, FIFA adalah otoritas tertinggi di sepakbola, semua orang harus hadir di acara ini.”

Hal senada juga diungkapkan senior Messi di Argentina, Diego Maradona. “Saya kecewa dengan Messi, saya tidak tahu mengapa Barcelona tidak datang, mereka mungkin punya prioritas. Tapi dengan datang ke acara ini, mereka bisa berjuang lebih dari apa yang mereka lakukan di Barcelona,” ucap Maradona, menyindir.

Main photo credit: Youtube FC Barcelona

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here