Manchester City memastikan diri melaju ke perempat final turnamen ‘kebo’ alias Carabao Cup. Menjamu Southampton di Etihad Stadium, anak asuh Pep Guardiola menang dengan skor 3-1.

Bertemu dengan City mungkin memang merupakan mimpi buruk bagi Southampton. Apalagi seperti diketahui pada laga sebelumnya, mereka kena ulek dari Leicester City dengan skor yang sangat tidak berperikebolaan.

Sembilan gol yang bersarang ke gawang mereka dari tim juara Premier League 2015/2016. Sialnya Southampton, setelah dihancurkan berkeping-keping hingga hanya jadi remah-remah ayam Sabana, mereka harus bermain melawan Manchester City-nya Guardiola.

Mungkin inilah momen dimana pemain Southampton langsung pada ingat kepada Tuhan. Bayangan gawangnya digilir pemain City pasti tampak jelas.

Beruntung City tidak bermain dengan kekuatan maksimal di laga itu. Guardiola bahkan menurunkan empat pemain muda sejak menit awal di laga tersebut yang dikombinasi dengan para pemain senior.

Laga pun berakhir dengan skor yang masih cukup terlihat seperti laga sepak bola. Kalah 1-3 saja mungkin sudah bersyukur para pemain Southampton ini.

https://twitter.com/City_Chief/status/1189305697109970944?s=20

City baru membuka keunggulan di menit ke-20 melalui sundulan Nicolas Otamendi memanfaatkan umpan Bernardo Silva.

Sergio Aguero menggandakan keunggulan City di menit ke-38 menjadi 2-0. Serangan dibangun secara sistematis oleh pemain City dari kaki ke kaki. Kalau kaki ke tangan bisa handball soalnya.

Terakhir Kyle Walker mengakhirinya dengan melepaskan crossing keras ke tengah kotak penalti. Asal tendang saja sepertinya yang penting ke tengah. Aguero yang berada di kotak penalti dengan santuy langsung menyambar bola.

Aguero kembali menambah gol di babak kedua setelah memoles tendangan Riyad Mahrez. Paling-paling pakai ujung sol sepatu saja. Tapi tetap dihitung gol Aguero.

Southampton sempat membalas satu kali lewat sundulan Jack Stephens di menit ke-75. Tapi gol tersebut hanya jadi gol hiburan saja. Skor 3-1 tidak berubah hingga akhir laga.

“Kompetisi ini bagus untuk menggerakkan tim. Kami bermain serius, kualitas umpan kami bagus. Tidaklah mudah untuk menyerang sistem yang dimainkan Southampton, dengan delapan pemain di belakang dan pemain-pemain cepat di depan,” ujar Guardiola dikutip dari Detik.

Main photo: @alayam.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here