Chelsea menjalani bursa transfer dengan cukup banyak jajan. Hal tersebut membuat ekspetasi meningkat terhadap performa Chelsea di musim mendatang. Melihat hal tersebut, Frank Lampard mengaku justru malah semangat.

Bursa transfer kali ini memang nampaknya jadi pelampiasan Chelsea yang cuma “gluduk doang gak hujan, duduk doang gak jajan” di dua edisi sebelumnya. Sudah ditinggal Eden Hazad, dilarang melakukan transfer pula.

Alhasil Chelsea yang ditangani Lampard, terpaksa memaksimalkan sisa-sisa keikhlasan serta para pemain muda.

Tapi kini Chelsea boleh kembali beraktivitas di bursa transfer. Mereka pun melakukan banyak jajan macam anak sultan.

Musim panas ini, sudah lebih dari 200 juta paun dikeluarkan klub milik Roman Abramovich itu di bursa transfer. Chelsea membeli empat pemain muda top yakni Hakim Ziyech, Timo Werner, Ben Chilwell, dan Kai Havertz, serta merekrut Thiago Silva secara cuma-cuma.

Hal ini jelas demi mengangkat level Chelsea yang musim lalu saja sudah mampu menembus empat besar.

https://twitter.com/sportingindex/status/1301960604387872768?s=20

Pembelian besar-besaran diharapkan bisa memecah dominasi Liverpool dan Manchester City.

Jangan seperti tim yang itu, kerjanya belanja terus pemain mahal. Tapi prestasi masih jauh dari harapan nampaknya. Fansnya galak-galak pula.

Melihat ekspetasi yang tinggi usai belanja jor-joran, Lampard justru mengaku malah bersemangat untuk menjalaninya.

“Tekanan untuk saya bekerja lebih baik seharusnya menjadi standar. Saya tidak ingin membicarakan pernyataan-pernyataan, ya,” sahutnya dikutip BBC.

“Musim lalu, kami sangat senang bisa mendapatkan posisi di Liga Champions. Kami sangat terlibat dalam bisnis yang kami ingin kerjakan.”

“Saya terkejut kalau Anda tidak merasa bahwa saya tidak dalam tekanan musim lalu. Saya berkembang dari tekanan-tekanan. Itu yang senang saya lakukan,” imbuh mantan gelandang ini.

https://twitter.com/ESPNFC/status/1301995067478102017?s=20

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here