Paris Saint-Germain sukses meraih kemenangan di laga semifinal Champions League melawan RB Leipzig. Tim “banteng” mampu dibuat jinak oleh PSG dengan skor telak 3-0 sekaligus memastikan mereka OTW ke partai puncak.

Format Champions di era pandemi ini memang bisa dibilang seperti sudden death kalau main Super Shot Soccer. Cuma ada satu cara, menang atau pulang karena tersingkir.

Sebelumnya PSG telah mengubur mimpi tim underdog Atalanta. Kini giliran Leipzig dibuat berakhir sama.

Jalannya babak semifinal memang 50:50. Apalagi PSG dan Leipzig bisa dibilang sebagai anak kemarin sore.

RB Leipzig benar-benar baru lahir kemarin, kalau PSG baru jadi anak sultan kemarin. Ibarat kata PSG ini diangkat anak oleh Raffi Ahmad. Langsung kaya.

Tapi seperti kata pepatah di negara Glodok, “ada uang, ada barang”. Upaya PSG yang terus diguyur uang kini membuahkan hasil setelah mereka mencapai partai final Champions League untuk kali pertama dalam sejarah klub.

https://twitter.com/Squawka/status/1295808761744039938?s=19

Pada laga itu, kedua tim saling jual beli serangan. Namun PSG lebih ngegas sejak menit awal. Tendangan Neymar bahkan nyaris berbuah gol andai tidak ditepis tiang gawang.

PSG akhirnya membuka keunggulan di menit ke-13 lewat sundulan Marquinhos yang memanfaatkan umpan Angel Di Maria. Macam ada sayapnya dia melompat tinggi sekali di antara pemain Leipzig.

Di Maria sendiri yang juga akhirnya menggandakan keunggulan PSG usai memanfaatkan assist cantik dari Neymar. Skor 2-0 mengakhiri babak pertama.

Leipzig sempat menciptakan beberapa peluang di awal babak kedua, namun PSG yang justru kembali mencetak gol di menit ke-56 lewat sundulan Juan Bernat.

Hingga laga usai, tak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 3-0 bertahan untuk PSG yang OTW duluan ke final, menunggu pemenang antara Bayern Munchen kontra Lyon.

Usai laga, Thomas Tuchel menyebut jika timnya memang layak lolos ke final.   

“Saya tidak pernah merasa tenang, tetapi cara kami bertahan juga merupakan hal terpenting bagi saya. Kami memiliki perpaduan yang baik antara determinasi, semangat, dan kualitas di laga tadi (melawan RB Leipzig),” ucap Tuchel, seperti dikutip dari Okezone.

Main photo: Goal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here